Update: Selasa, 9 Juni 2026

IDEA

PT. Idea Indonesia Akademi Tbk.

Rp 50
+8.70%
Volume
22.884 lot
MA 5
52
MA 20
65
RSI
25.00
High
50
Low
46
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
4.42%
Support (10d)
46
Resistance (10d)
68
Volume Trend (10d)
-45.6%
Score
55
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-36.71 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (25.0) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 186 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham IDEA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 25.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.42%. Area support terdekat berada di sekitar Rp46, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp68.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 68 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 75, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 46 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Metode Volatility Weighting: Menyesuaikan Alokasi Berdasarkan Risiko Pasar

Dalam investasi saham, tidak semua pergerakan harga diciptakan sama. Ada saham yang bergerak liar naik turun setiap hari (volatilitas tinggi), ada pula yang cenderung stabil (volatilitas rendah). Banyak investor pemula secara tidak sadar memberikan bobot yang sama pada saham-saham ini, atau bahkan lebih parahnya — mengalokasikan dana terbesar ke saham yang paling bergejolak karena tergiur potensi keuntungan cepat. Metode Volatility Weighting hadir sebagai pendekatan alokasi yang lebih cerdas: Anda memberikan porsi lebih kecil pada aset yang berisiko tinggi, dan porsi lebih besar pada aset yang lebih stabil. Tujuannya adalah untuk mencapai risiko portofolio yang seimbang, bukan sekadar nilai nominal yang seimbang. Apa Itu Volatility Weighting? Volatility Weighting (juga dikenal sebagai Risk-Weighting atau Volatility Targeting) adalah strategi alokasi di mana ukuran posisi setiap saham berbanding terbalik...

Artikel menarik lainnya:

  1. Recency vs Primacy Effect: Mana yang Lebih Mengendalikan Keputusan Saham Anda?
  2. Order Book: Jendela Pendapatan Masa Depan Perusahaan
  3. Kicking Pattern: Tendangan Keras yang Mengubah Arah Pasar
  4. Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi
  5. Ukuran Sejati Kinerja Saham: Mengapa Rasio Perusahaan Harus Dibandingkan dengan Rata-rata Industri
  6. Butterfly: Kupu-Kupu yang Membawa Sinyal Pembalikan Ekstrem
  7. The Kickback Pattern: Momentum Terhenti Sebentar Lalu Melanjutkan Tren
  8. EPS (Earning per Share): Cara Hitung dan Interpretasi untuk Pemula
  9. Glosarium Istilah Saham Wajib Hafal untuk Pemula
  10. Mengendalikan Emosi saat Pasar Crash: Tetap Hidup saat Semua Orang Panik

TradingView Chart - IDEA