Update: Kamis, 8 Oktober 2026

DEWI

PT. Dewi Shri Farmindo Tbk.

Rp 250
0.00%
Volume
275.370 lot
MA 5
251
MA 20
213
RSI
79.05
High
254
Low
236
Nilai
25/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.68%
Support (10d)
212
Resistance (10d)
262
Volume Trend (10d)
-49.3%
Score
25
Win Rate (30d)
56.67 %
P/L (30d)
64.47 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (79.1) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.950 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DEWI saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 79.1, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.68%. Area support terdekat berada di sekitar Rp212, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp262.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 25 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 201 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Valuasi Saham Perkebunan dengan Harga CPO: Mengikuti Irama Komoditas

Di antara berbagai sektor yang ada di bursa saham, sektor perkebunan memiliki karakteristik yang paling unik dan, boleh dibilang, paling "dramatis". Kinerja perusahaan perkebunan, terutama kelapa sawit, sangat ditentukan oleh satu variabel kunci yang berada di luar kendali manajemen: Harga CPO (Crude Palm Oil) atau harga minyak sawit mentah di pasar global. Ketika harga CPO melambung, laba perusahaan perkebunan ikut terdongkrak, harga saham pun meroket. Ketika harga CPO anjlok, laba tergerus, dan harga saham pun ikut terperosok. Fluktuasi ini bisa sangat ekstrem, menciptakan peluang besar sekaligus risiko besar bagi investor. Artikel ini akan membahas secara mendalam bagaimana melakukan valuasi saham perkebunan dengan menggunakan harga CPO sebagai variabel sentral. Anda akan mempelajari metode-metode praktis, indikator kunci, serta strategi untuk memanfaatkan siklus komoditas ini. Mengapa Harga CPO...

Artikel menarik lainnya:

  1. NPM vs GPM: Memahami Dua Rasio Profitabilitas yang Berbeda
  2. Market Profile – Memahami Struktur Pasar dari Waktu dan Harga
  3. Rasio Distress Price to Book Value: Mendeteksi Saham yang Terluka Parah atau Peluang Emas?
  4. Concealing Baby Swan, Formasi Pembalikan Bullish yang Unik
  5. Bahaya Blind Follow Signal Grup Telegram: Jalan Pintas Menuju Kebangkrutan
  6. Memahami Pola Bearish Engulfing: Sinyal Bahaya Saat Harga Akan Terjun
  7. Herding Behavior: Bahaya Ikut-ikutan Tanpa Analisis di Pasar Saham
  8. Ketika Keajaiban Menjadi Bencana: Memahami Rasio Extraordinary Items terhadap Laba
  9. Jam Trading Terbaik untuk Psikologi: Menemukan Waktu di Mana Anda Berada di Puncak Kendali
  10. Right Issue Saham: Ketika Perusahaan Mengundang Pemegang Saham untuk Menambah Modal

TradingView Chart - DEWI