Update: Kamis, 20 Agustus 2026

TIRA

PT. Tira Austenite Tbk

Rp 414
0.00%
Volume
523 lot
MA 5
417
MA 20
465
RSI
4.35
High
416
Low
406
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.41%
Support (10d)
396
Resistance (10d)
496
Volume Trend (10d)
+433.4%
Score
30
Win Rate (30d)
16.67 %
P/L (30d)
-21.89 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (4.4) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -104 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TIRA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 4.4, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.41%. Area support terdekat berada di sekitar Rp396, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp496.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 376 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Dividen Reinvestment Plan (DRIP): Cara Cerdas Meningkatkan Return Investasi

Pernahkah Anda menerima dividen dari saham yang Anda miliki, lalu tidak tahu harus diapakan? Uangnya relatif kecil, tidak cukup untuk membeli saham baru, atau Anda malas memindahkannya dari rekening efek ke rekening bank? Atau mungkin Anda ingin memaksimalkan keuntungan jangka panjang tetapi tidak ingin repot membeli saham secara manual setiap kali dividen turun? Solusinya adalah Dividen Reinvestment Plan, atau disingkat DRIP. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang DRIP: apa itu, bagaimana cara kerjanya, kelebihan dan kekurangan, serta apakah strategi ini cocok untuk Anda. Apa Itu DRIP (Dividend Reinvestment Plan)? DRIP (Dividend Reinvestment Plan) adalah program yang memungkinkan investor menggunakan dividen tunai yang diterima dari suatu saham untuk secara otomatis membeli saham tambahan dari perusahaan yang sama, tanpa melalui proses manual dan seringkali tanpa biaya...

Artikel menarik lainnya:

  1. Churning: Volume Besar, Range Kecil sebagai Tanda Distribusi dan Akumulasi
  2. Black Swan: Pola Harmonic Bullish yang Langka dan Eksotis
  3. Chevron Pattern: Pola V Terbalik Berulang yang Jarang Dibahas
  4. Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan
  5. Chande Trend Meter: Mengukur Kekuatan Tren dengan Skor Tunggal
  6. Kagi Chart – Garis Tebal dan Tipis yang Menceritakan Sentimen Pasar
  7. Two-Day Reversal: Ketika Dua Candle Berbisik Lebih Keras dari Satu
  8. Right Issue Saham: Ketika Perusahaan Mengundang Pemegang Saham untuk Menambah Modal
  9. The Slingshot Pattern: Ketika Harga "Memanah" dari Bollinger Bands
  10. EPS (Earning per Share): Cara Hitung dan Interpretasi untuk Pemula

TradingView Chart - TIRA