Update: Selasa, 15 September 2026

TIRA

PT. Tira Austenite Tbk

Rp 396
-0.50%
Volume
8.888 lot
MA 5
405
MA 20
411
RSI
41.67
High
400
Low
388
Nilai
15/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.22%
Support (10d)
388
Resistance (10d)
424
Volume Trend (10d)
+38.4%
Score
15
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-19.84 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (41.7)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -166 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TIRA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 41.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.22%. Area support terdekat berada di sekitar Rp388, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp424.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 15 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 369 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Strategi Tilt Factor: Memanfaatkan Size, Value, dan Momentum untuk Meningkatkan Return

Anda mungkin sudah akrab dengan pendekatan investasi pasif melalui index fund atau ETF pasar luas. Strategi ini memang sederhana dan efektif — Anda mendapatkan return pasar (beta). Namun, bagaimana jika ada cara untuk secara sistematis mendapatkan return di atas pasar (alpha) tanpa harus menjadi trader aktif atau menebak-nebak saham? Di sinilah strategi tilt factor berperan. Berdasarkan riset puluhan tahun dari para akademisi keuangan seperti Eugene Fama dan Kenneth French, ada faktor-faktor tertentu yang secara historis memberikan return lebih tinggi daripada pasar secara keseluruhan dalam jangka panjang. Tiga faktor yang paling terkenal dan terbukti adalah Size, Value, dan Momentum. Apa Itu Strategi Tilt Factor? Tilt artinya memiringkan atau membebani. Dalam konteks ini, Anda tetap memiliki portofolio inti yang terdiversifikasi luas (misalnya ETF IHSG atau S&P 500),...

Artikel menarik lainnya:

  1. Trompo: Si Gasing Meksiko yang Jarang Dikenal, Sinyal Kebingungan Paling Otentik
  2. Lump Sum vs DCA: Mana Lebih Unggul? Perdebatan Klasik yang Wajib Dipahami Investor
  3. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  4. Mental Accounting: Bahaya Memisahkan Uang Berdasarkan "Label" yang Tidak Rasional
  5. Mengenal CCI: Commodity Channel Index – Sinyal +100/-100 Crossing dan Zero Line Crossing
  6. Gann Square of 144: Master Square untuk Analisis Harga dan Waktu
  7. Pola AB=CD: Formasi Harmonic Paling Dasar yang Wajib Dikuasai
  8. Broadening Formation (Megaphone): Corong yang Menandakan Ketidakpastian Ekstrem
  9. Metode Equal Weight: Strategi Sederhana untuk Pemula dalam Alokasi Saham
  10. Thrusting Pattern, Sinyal Kelanjutan yang Sering Disangka Pembalikan

TradingView Chart - TIRA