Update: Senin, 5 Oktober 2026

DNET

PT. Indoritel Makmur Internasional Tbk.

Rp 9.900
+0.25%
Volume
201 lot
MA 5
9.810
MA 20
9.830
RSI
52.27
High
9.900
Low
9.600
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
0.89%
Support (10d)
9.500
Resistance (10d)
9.975
Volume Trend (10d)
+13.9%
Score
80
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-5.26 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (52.3)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DNET saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 52.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.89%. Area support terdekat berada di sekitar Rp9.500, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp9.975.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 9.900 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 11.385 - 12.375 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 9.405 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Accumulation/Distribution Line (A/D Line) – Mengukur Aliran Uang yang Sebenarnya

Di pasar saham, ada sebuah fakta yang sering terlupakan: harga yang naik tanpa diikuti volume yang sehat ibarat mobil tanpa bensin. Cepat atau lambat, ia akan berhenti. Sebagian besar indikator volume hanya memberi tahu Anda berapa banyak saham yang berpindah tangan. Namun, mereka tidak membedakan apakah volume tersebut berasal dari aksi akumulasi (pembelian sistematis oleh investor pintar) atau distribusi (penjualan diam-diam sebelum harga jatuh). Di sinilah Accumulation/Distribution Line (A/D Line) berperan. Indikator ini dirancang untuk menjawab pertanyaan paling penting dalam trading: Apakah uang sedang mengalir masuk atau keluar dari saham ini? Siapa Pencipta A/D Line? Accumulation/Distribution Line dikembangkan oleh Marc Chaikin, analis teknikal legendaris yang juga menciptakan Chaikin Volatility dan Chaikin Oscillator. Chaikin menyadari bahwa volume saja tidak cukup. Yang lebih penting adalah di...

Artikel menarik lainnya:

  1. Stock Split: Alasan dan Dampak Harga
  2. Bid, Offer, Last, Volume: Istilah Wajib yang Harus Dikuasai Trader Pemula
  3. Menggunakan Kelly Criterion untuk Alokasi Modal di Pasar Saham
  4. Mengelola Drawdown Psikologis: Ketika Musuh Terbesar Berada di Dalam Pikiran Anda
  5. Analisis Kapitalisasi Pasar vs Total Aset: Mengungkap Diskon atau Premium yang Tidak Terlihat
  6. Gann Grid – Kotak Geometris yang Memetakan Waktu dan Harga
  7. Cutting Loss: Disiplin yang Sering Diabaikan Investor
  8. Parabolic SAR: Titik-Titik yang Menunjukkan Arah Tren dan Titik Balik
  9. The Upthrust: Harga Naik Sebentar Lalu Turun sebagai Konfirmasi Resistance
  10. Memahami Pola Bullish Engulfing: Sinyal Pembalikan Harga yang Kuat

TradingView Chart - DNET