Update: Kamis, 11 Juni 2026

TBMS

PT. Tembaga Mulia Semanan Tbk.

Rp 1.260
+7.69%
Volume
504 lot
MA 5
1.170
MA 20
1.263
RSI
49.02
High
1.260
Low
1.170
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.88%
Support (10d)
1.055
Resistance (10d)
1.340
Volume Trend (10d)
-5.7%
Score
35
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-3.82 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (49.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -18 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TBMS saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 49.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.88%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.055, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.340.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.002 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Analisis Precedent Transaction: Menilai Saham dari Harga Akuisisi Perusahaan Sejenis

Dalam dunia saham, ada satu metode valuasi yang sering digunakan oleh banker investasi dan para pemburu saham value, namun jarang dikenal oleh investor ritel: Analisis Precedent Transaction. Metode ini menjawab pertanyaan: "Jika perusahaan sejenis diakuisisi oleh pihak lain, berapa harga yang bersedia dibayar oleh pembeli?" Berbeda dengan analisis comparables (trading comps) yang melihat harga saham di pasar publik, precedent transaction melihat harga aktual yang dibayarkan dalam transaksi nyata—lengkap dengan premi yang dibayarkan untuk mendapatkan kendali perusahaan. Artikel ini akan membahas metode ini, kapan menggunakannya, serta bagaimana investor ritel dapat memanfaatkannya untuk menemukan saham yang undervalued. 1. Apa Itu Analisis Precedent Transaction? Analisis Precedent Transaction adalah metode valuasi yang membandingkan perusahaan target dengan transaksi akuisisi masa lalu (precedent transactions) yang melibatkan perusahaan sejenis. Metode ini mengasumsikan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Dragonfly Doji: Pola Satu Candlestick yang Menandakan Potensi Pembalikan Bullish
  2. Ascending Triangle: Segitiga Naik yang Menandai Kelanjutan Tren Bullish
  3. The Hook Pattern: Versi Lain dari Hook Reversal dalam Sistem Joe Ross
  4. Recency Bias: Bahaya Terpaku pada Kejadian Terakhir di Pasar Saham
  5. Hamada Equation: Menyempurnakan Beta dengan Efek Leverage Keuangan
  6. Falling Broadening Wedge: Pola Ekspansi yang Menjadi Kontraksi
  7. Gaji Bos vs Keuntungan Perusahaan: Mengukur Rasio Kompensasi Manajemen terhadap Laba Bersih
  8. Morning Star: Bintang Fajar yang Menerangi Pembalikan Bullish
  9. Extended Wave: Ketika Satu Gelombang Memanjang di Antara Gelombang Lainnya
  10. Trailing Stop: Senjata Rahasia Mengunci Profit saat Harga Terus Naik

TradingView Chart - TBMS