Update: Jumat, 22 Mei 2026

EAST

PT. Eastparc Hotel Tbk.

Rp 88
0.00%
Volume
13.119 lot
MA 5
89
MA 20
91
RSI
25.00
High
89
Low
87

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.98%
Support (10d)
87
Resistance (10d)
95
Volume Trend (10d)
-25.7%
Score
55
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-3.30 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (25.0) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.964 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham EAST saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 25.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.98%. Area support terdekat berada di sekitar Rp87, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp95.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 95 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 105, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 87 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Arus Kas Operasi, Investasi, dan Pendanaan: Memahami Laporan Arus Kas

Setelah mempelajari laba rugi, kini saatnya kita membahas dokumen yang tidak kalah penting: Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement). Banyak investor pemula hanya fokus pada laba, padahal perusahaan yang labanya besar sekalipun bisa bangkrut jika arus kasnya bermasalah. Laporan arus kas terbagi menjadi tiga aktivitas utama: Operasi, Investasi, dan Pendanaan. Mari kita pahami satu per satu. Mengapa Arus Kas Lebih Jujur daripada Laba? Laba bisa "diakali" dengan metode akuntansi, seperti menunda pengakuan biaya atau mempercepat pengakuan pendapatan. Tapi kas tidak bisa bohong. Arus kas menunjukkan uang sungguhan yang masuk dan keluar dari perusahaan. Perusahaan bisa mencatat laba besar, tapi jika uangnya tidak pernah benar-benar masuk (hanya piutang), maka bisnisnya tidak sehat. Di sinilah laporan arus kas menjadi sangat penting. Tiga Aktivitas dalam Laporan Arus Kas...

Artikel menarik lainnya:

  1. Diagonal Triangle: Segitiga Diagonal yang Menandai Puncak dan Awal Tren
  2. Analisis Economic Value Added (EVA): Apakah Perusahaan Benar-benar Ciptakan Nilai?
  3. Rasio Biaya Sewa terhadap EBITDA: Mengungkap Beban Tersembunyi yang Sering Diabaikan Investor
  4. Ketika Pasar Menjadi Narkoba: Saham dan Gangguan Kecanduan Dopamin
  5. Hamada Equation: Menyempurnakan Beta dengan Efek Leverage Keuangan
  6. Triple Top: Tiga Puncak yang Menandai Berakhirnya Tren Naik
  7. Loss Aversion: Mengapa Cut Loss Terasa Lebih Sulit daripada Membeli
  8. Cutting Loss: Disiplin yang Sering Diabaikan Investor
  9. Altman Z-Score: Senjata Analisis untuk Memprediksi Potensi Kebangkrutan Perusahaan
  10. Home Bias: Bahaya Terlalu Dominan dengan Saham Dalam Negeri

TradingView Chart - EAST