Update: Jumat, 5 Juni 2026

GEMA

PT. Gema Grahasarana Tbk.

Rp 76
0.00%
Volume
3.658 lot
MA 5
80
MA 20
85
RSI
20.00
High
81
Low
75
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.41%
Support (10d)
74
Resistance (10d)
91
Volume Trend (10d)
-27.7%
Score
55
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-19.15 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (20.0) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 895 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GEMA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 20.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.41%. Area support terdekat berada di sekitar Rp74, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp91.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 91 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 100, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 74 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Capex vs Maintenance Capex: Membedakan Investasi Ekspansi dan Biaya Pemeliharaan

Dalam dunia investasi saham, Anda sering mendengar istilah Capex atau Capital Expenditure. Capex adalah dana yang dikeluarkan perusahaan untuk membeli, memelihara, atau meningkatkan aset tetap seperti properti, pabrik, teknologi, atau peralatan. Namun tidak semua Capex diciptakan sama. Ada dua jenis Capex dengan karakteristik dan implikasi yang sangat berbeda bagi investor: Maintenance Capex (Capex Pemeliharaan) Growth Capex (Capex Pertumbuhan/Ekspansi) Membedakan keduanya adalah salah satu keterampilan paling penting namun sering diabaikan dalam analisis fundamental. Sebuah perusahaan bisa mengeluarkan Capex besar-besaran, tetapi jika sebagian besar adalah maintenance, maka sebenarnya perusahaan hanya berjuang untuk tetap di tempat. Sebaliknya, perusahaan dengan growth capex yang cerdas sedang membangun masa depan. Artikel ini akan membahas secara mendalam perbedaan keduanya dan bagaimana investor cerdas menganalisisnya. Apa Itu Capex (Capital Expenditure)? Sebelum membedakan, mari...

Artikel menarik lainnya:

  1. Pengertian IPO (Initial Public Offering): Saat Perusahaan Go Public
  2. Murray Math Lines – Dunia Terbagi dalam 8 Garis Ajaib
  3. Mengenal Jenis-Jenis Saham: Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen
  4. Triple Bottom: Tiga Lembah yang Menandai Awal Tren Naik
  5. Dividend Yield Tinggi: Jebakan atau Peluang?
  6. Marubozu (Bullish & Bearish): Candlestik Tanpa Bayangan yang Menunjukkan Kekuatan Ekstrem
  7. Rainbow Moving Average: Membaca Kekuatan Tren dengan Lapisan Ganda
  8. Upside Gap Two Crows: Pola Gagak yang Membawa Kabar Buruk bagi Harga Saham Anda
  9. Recency Bias: Bahaya Terpaku pada Kejadian Terakhir di Pasar Saham
  10. Laba dari Anak Perusahaan yang Tidak Terkonsolidasi: Aset Tersembunyi atau Jebakan Akuntansi?

TradingView Chart - GEMA