Update: Senin, 5 Oktober 2026

GEMA

PT. Gema Grahasarana Tbk.

Rp 83
+6.41%
Volume
26.586 lot
MA 5
80
MA 20
87
RSI
34.48
High
86
Low
76
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.24%
Support (10d)
72
Resistance (10d)
93
Volume Trend (10d)
-57.3%
Score
55
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (34.5)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 501 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GEMA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 34.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.24%. Area support terdekat berada di sekitar Rp72, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp93.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 93 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 102, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 72 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal

Dalam dunia analisis teknikal, sebagian besar trader akrab dengan pola-pola harmonic klasik seperti Gartley, Butterfly, atau Crab. Namun, ada satu pola harmonic yang lebih jarang dibahas namun memiliki tingkat akurasi yang mengesankan: White Swan (Angsa Putih). Pola ini adalah varian bearish dari keluarga pola harmonic yang mengandalkan rasio Fibonacci untuk mengidentifikasi titik-titik pembalikan. Dinamakan "White Swan" karena bentuknya yang menyerupai leher angsa yang anggun sebelum akhirnya "menukik" ke bawah. Bagi trader yang memahami pola ini, White Swan dapat menjadi alat yang andal untuk mendeteksi puncak pasar dan mempersiapkan posisi short. Karakteristik White Swan (Bearish Harmonic Pattern) White Swan adalah pola harmonic bearish yang terbentuk dari empat swing point (titik ayunan) pada grafik harga, diberi label X, A, B, C, dan D (di mana D...

Artikel menarik lainnya:

  1. One-Day Reversal (Key Reversal Day): Sinyal Pembalikan Paling Dramatis dalam Satu Hari
  2. Market Profile – Memahami Struktur Pasar dari Waktu dan Harga
  3. Discounted Cash Flow (DCF): Senjata Utama Value Investor
  4. Pengaruh Siklus Tidur terhadap Keputusan Trading: Ketika Kantuk Menghancurkan Portofolio
  5. Core-Satellite Portfolio: Strategi Cerdas Memadukan Stabilitas dan Pertumbuhan
  6. Herding Behavior: Bahaya Ikut-ikutan Tanpa Analisis di Pasar Saham
  7. NPL (Non Performing Loan): Mengukur Risiko Kredit Macet Sebelum Membeli Saham Bank
  8. Beneish M-Score: Alat Deteksi Dini Manipulasi Laporan Keuangan
  9. Mengenal Pola Bullish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  10. Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna

TradingView Chart - GEMA