Update: Kamis, 20 Agustus 2026

KBLM

PT. Kabelindo Murni Tbk.

Rp 306
0.00%
Volume
429 lot
MA 5
306
MA 20
302
RSI
59.09
High
306
Low
302
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
0.83%
Support (10d)
298
Resistance (10d)
312
Volume Trend (10d)
-73.7%
Score
55
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
4.79 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (59.1)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -35 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KBLM saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 59.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.83%. Area support terdekat berada di sekitar Rp298, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp312.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 312 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 343, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 298 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Menyingkap Nilai Tersembunyi: Analisis Embedded Value (EV) untuk Saham Asuransi Jiwa

Seorang investor ingin membeli saham perusahaan asuransi jiwa. Ia membuka laporan keuangan, melihat laba bersih, lalu menghitung PER. Hasilnya: PER 15x. "Cukup mahal," pikirnya. Ia bandingkan dengan perusahaan asuransi lain: PER 15x juga. "Wajar kali," lalu ia membeli. Namun setahun kemudian, saham yang ia beli justru underperform dibandingkan perusahaan asuransi lain yang memiliki PER sama. Ia bingung. Apa yang salah? Ia menggunakan alat yang salah untuk industri yang salah. Perusahaan asuransi jiwa tidak bisa dinilai dengan PER atau PBV seperti perusahaan manufaktur atau consumer goods. Mengapa? Karena bisnis asuransi jiwa memiliki karakteristik unik: pendapatan premi diterima di muka, sementara klaim dibayar bertahun-tahun kemudian. Laba yang dilaporkan sangat dipengaruhi oleh asumsi aktuaria dan bisa sangat menyesatkan. Untuk menilai perusahaan asuransi jiwa, investor harus menggunakan Embedded Value...

Artikel menarik lainnya:

  1. Absorption – Volume Besar Tanpa Pergerakan Harga, Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  2. Climax Volume: Volume Ekstrim di Ujung Tren sebagai Tanda Kelelahan
  3. Graph Anosognosia: Ketika Trader Tidak Tahu Bahwa Mereka Tidak Tahu
  4. Rasio BOPO: Mengukur Efisiensi Operasional Bank Sebelum Membeli Sahamnya
  5. Unique Three River: Pola Langka yang Menandai Titik Jenuh Penjualan
  6. Gann Emblem: Simbol Harmoni Harga dan Waktu
  7. Fed Model: Menilai Wajar Tidaknya Pasar Saham dengan Membandingkan Imbal Hasil
  8. Dividend Yield vs Dividend Payout Ratio: Mana yang Lebih Penting?
  9. Rounding Top (Dome): Kubah yang Menandai Perlahan Berakhirnya Tren Naik
  10. Mengenal Awesome Oscillator (AO): Twin Peaks, Saucer, dan Zero Line Crossing

TradingView Chart - KBLM