Update: Kamis, 20 Agustus 2026

GPSO

PT. Geoprima Solusi Tbk.

Rp 300
+1.35%
Volume
478.017 lot
MA 5
288
MA 20
291
RSI
58.93
High
306
Low
296
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.87%
Support (10d)
274
Resistance (10d)
314
Volume Trend (10d)
-31.6%
Score
70
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
9.49 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (58.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 379 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GPSO saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 58.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.87%. Area support terdekat berada di sekitar Rp274, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp314.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 306 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 330 - 345 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 279 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Capital Light Model: Model Bisnis Idaman Investor Modern

Dalam dunia investasi, tidak semua model bisnis diciptakan sama. Ada perusahaan yang membutuhkan investasi besar-besaran dalam pabrik, mesin, dan inventaris hanya untuk menghasilkan setiap rupiah pendapatan. Ada pula yang mampu tumbuh eksponensial tanpa perlu terus-menerus menyuntikkan modal segar. Model bisnis yang terakhir ini dikenal sebagai Capital Light Model atau model bisnis ringan modal. Bagi investor yang memahami konsep ini, model tersebut adalah mesin pencetak uang yang sesungguhnya. Artikel ini akan membedah apa itu capital light model, mengapa ia sangat diidamkan di pasar saham, serta bagaimana cara mengidentifikasinya dalam keputusan investasi Anda. Apa Itu Capital Light Model? Capital light model adalah strategi bisnis di mana perusahaan mampu menghasilkan pertumbuhan pendapatan dan laba yang signifikan tanpa memerlukan investasi modal yang besar dalam aset tetap. Dengan kata lain,...

Artikel menarik lainnya:

  1. Hammer (Bullish): Pola Satu Candlestick Andalan untuk Mendeteksi Pembalikan Harga
  2. ROE: Mengapa Angka 15% di Bank Berbeda Arti dengan 15% di Pabrik?
  3. Apa Itu Lot Saham dan Minimum Trading Saham? Panduan Dasar untuk Investor Pemula
  4. Strip Ratio: Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Batubara
  5. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss
  6. WACC: Berapa Sebenarnya Biaya Modal Perusahaan?
  7. Rasio Underwriting Profit: Mengukur Kemampuan Inti Perusahaan Asuransi
  8. Smart Beta: Jembatan antara Index Pasif dan Faktor Aktif
  9. Mesin Pertumbuhan Tersembunyi: Memahami Value of New Business (VNB) dalam Saham Asuransi Jiwa
  10. Rasio Burn Rate: Detak Jantung Keuangan Startup Sebelum Tumbang

TradingView Chart - GPSO