Update: Jumat, 22 Mei 2026

GPSO

PT. Geoprima Solusi Tbk.

Rp 478
+0.84%
Volume
130.028 lot
MA 5
481
MA 20
410
RSI
81.13
High
482
Low
472

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.74%
Support (10d)
386
Resistance (10d)
500
Volume Trend (10d)
+316.8%
Score
25
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
52.23 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (81.1) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.033 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GPSO saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 81.1, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.74%. Area support terdekat berada di sekitar Rp386, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp500.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 25 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 367 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Stock Split: Alasan dan Dampak Harga

Pernahkah Anda melihat harga saham sebuah perusahaan terkenal tiba-tiba turun drastis dalam semalam, tetapi tidak ada berita buruk apa pun? Atau Anda mendengar istilah stock split tetapi bingung apa maksudnya? Jangan khawatir, fenomena ini justru sering kali merupakan kabar baik bagi para pemegang saham. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang stock split, mulai dari pengertian, alasan perusahaan melakukannya, bagaimana dampaknya terhadap harga saham, hingga strategi yang tepat bagi investor. Apa Itu Stock Split? Stock split adalah aksi korporasi di mana perusahaan memecah nilai nominal saham yang beredar menjadi beberapa lembar saham baru dengan nilai nominal yang lebih kecil. Jumlah saham yang Anda miliki akan bertambah, sementara harga per lembar saham akan turun secara proporsional. Yang terpenting, total nilai investasi Anda tidak berubah. Sebagai analogi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam
  2. The Pinocchio Bar: Sumbu Panjang yang Berbohong dan Menjadi Sinyal Reversal
  3. Mengukur Amarah dan Keserakahan Pasar: Memahami CNN Fear & Greed Index
  4. Cut Loss Tepat: Kapan dan Bagaimana Caranya
  5. Mengelola Psikologi saat Saham Turun setelah Beli: Jangan Panik, Lakukan Ini!
  6. Menggunakan Correlation Matrix untuk Membangun Portofolio Saham yang Tangguh
  7. Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan
  8. Mental Accounting: Bahaya Memisahkan Uang Berdasarkan "Label" yang Tidak Rasional
  9. Time Cycles – Membaca Irama Pasar dalam Siklus Harian, Mingguan, dan Bulanan
  10. Memahami Pola Tiga Candlestick: Side-by-Side White Lines (Garis Putih Berdampingan)

TradingView Chart - GPSO