Update: Senin, 6 Juli 2026

GTSI

PT. GTS Internasional Tbk.

Rp 132
+2.33%
Volume
154.533 lot
MA 5
126
MA 20
130
RSI
44.19
High
135
Low
127
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
6.20%
Support (10d)
116
Resistance (10d)
145
Volume Trend (10d)
-67.7%
Score
55
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-27.87 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (44.2)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 5.654 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GTSI saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 44.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 6.20%. Area support terdekat berada di sekitar Rp116, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp145.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 145 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 160, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 116 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Dividend Yield vs Dividend Payout Ratio: Mana yang Lebih Penting?

Saat mulai tertarik dengan saham-saham yang membagikan dividen, Anda akan segera menemukan dua istilah yang sekilas mirip tetapi sebenarnya sangat berbeda: Dividend Yield dan Dividend Payout Ratio. Banyak investor pemula yang hanya terpaku pada dividend yield yang tinggi, tanpa memahami dividend payout ratio. Akibatnya, mereka sering kali terjebak membeli saham dengan dividen menggiurkan yang ternyata tidak berkelanjutan. Artikel ini akan membahas secara mendalam perbedaan antara dividend yield dan dividend payout ratio, bagaimana cara menghitung keduanya, kelebihan dan kekurangan masing-masing, serta bagaimana menggunakan kedua rasio ini secara bersamaan untuk memilih saham dividen yang benar-benar berkualitas. Bagian 1: Apa Itu Dividend Yield? Definisi Sederhana Dividend Yield adalah rasio yang menunjukkan seberapa besar persentase pendapatan dividen dibandingkan dengan harga saham saat ini. Dengan kata lain, jika Anda membeli...

Artikel menarik lainnya:

  1. The Outside Bar: Mirip Engulfing tapi dalam Konteks Swing Trading
  2. Abandoned Baby: Bayi yang Terlantar dan Pembalikan Harga Paling Ekstrem
  3. Schiff Pitchfork – Garpu yang Lebih Landai untuk Tren yang Lembut
  4. High Node dan Low Node: Membaca Peta Kepadatan Volume untuk Menangkap Pergerakan Harga
  5. Mengenal Stochastic: Fast, Slow, Full – dan Pola Crossover
  6. P/NAV: Kunci Menilai Reksadana Properti Sebelum Investasi
  7. Panduan Praktis: Cara Membaca Harga Saham di Aplikasi Trading untuk Pemula
  8. Fixed Asset Turnover: Seberapa Produktif Pabrik Anda?
  9. Rasio Biaya Sewa terhadap EBITDA: Mengungkap Beban Tersembunyi yang Sering Diabaikan Investor
  10. Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren

TradingView Chart - GTSI