Update: Selasa, 18 Agustus 2026

GTSI

PT. GTS Internasional Tbk.

Rp 184
+1.10%
Volume
318.832 lot
MA 5
182
MA 20
167
RSI
69.90
High
188
Low
182
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
3.95%
Support (10d)
152
Resistance (10d)
199
Volume Trend (10d)
+81.6%
Score
70
Win Rate (30d)
56.67 %
P/L (30d)
42.64 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (69.9)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.073 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GTSI saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 69.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.95%. Area support terdekat berada di sekitar Rp152, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp199.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 188 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 202 - 212 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 171 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Chaikin Money Flow (CMF) – Mengukur Tekanan Beli dan Jual Secara Periodik

Dalam analisis teknikal, salah satu pertanyaan paling sulit dijawab adalah: Apakah tekanan beli atau tekanan jual yang sedang mendominasi pasar? Indikator volume seperti OBV dan A/D Line memberikan gambaran kumulatif sejak awal data. Namun, pendekatan kumulatif memiliki kelemahan: ia tidak pernah "reset". Akibatnya, tren lama bisa terus mempengaruhi pembacaan saat ini. Marc Chaikin, sang maestro di balik A/D Line, menyadari keterbatasan ini. Ia kemudian mengembangkan Chaikin Money Flow (CMF) – sebuah indikator yang mengukur tekanan beli dan jual dalam periode tertentu (biasanya 20 atau 21 hari), bukan secara kumulatif tanpa batas. Hasilnya adalah indikator yang lebih responsif terhadap kondisi pasar terkini, dengan batas atas dan bawah yang jelas. Apa Itu Chaikin Money Flow (CMF)? Chaikin Money Flow adalah indikator osilator yang mengukur accumulation/distribution dari...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  2. Ukuran Profitabilitas di Balik Setiap Polis: Analisis New Business Margin dalam Saham Asuransi Jiwa
  3. Murray Math Lines – Dunia Terbagi dalam 8 Garis Ajaib
  4. Gann Grid – Kotak Geometris yang Memetakan Waktu dan Harga
  5. White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal
  6. Laba dari Anak Perusahaan yang Tidak Terkonsolidasi: Aset Tersembunyi atau Jebakan Akuntansi?
  7. Momentum (MOM): Indikator Paling Sederhana untuk Mengukur Kecepatan Harga
  8. EV/EBITDA: Alternatif PER untuk Perusahaan dengan Utang Besar
  9. Auto Rejection: Batasan ARA dan ARB yang Wajib Dipahami Trader
  10. Value at Risk (VaR) Sederhana: Mengukur Risiko dalam Satu Angka

TradingView Chart - GTSI