Update: Jumat, 22 Mei 2026

GTSI

PT. GTS Internasional Tbk.

Rp 171
+8.23%
Volume
248.388 lot
MA 5
179
MA 20
215
RSI
23.89
High
172
Low
150

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.74%
Support (10d)
150
Resistance (10d)
238
Volume Trend (10d)
-26.3%
Score
55
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-35.23 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (23.9) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 23.234 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GTSI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 23.9, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.74%. Area support terdekat berada di sekitar Rp150, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp238.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 238 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 262, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 150 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal Jenis-Jenis Saham: Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen

Setelah memahami pengertian dasar saham, langkah selanjutnya yang penting bagi investor pemula adalah mengenali jenis-jenis saham yang tersedia di pasar modal. Banyak orang mengira semua saham itu sama. Padahal, terdapat dua kategori utama yang memiliki hak, risiko, dan keuntungan yang sangat berbeda: Saham Biasa dan Saham Preferen. Memahami perbedaan keduanya akan membantu Anda menentukan mana yang lebih sesuai dengan tujuan investasi dan profil risiko Anda. Artikel ini akan membahas secara rinci karakteristik, kelebihan, kekurangan, serta contoh sederhana dari masing-masing jenis saham. Apa Itu Saham Biasa (Common Stock)? Saham biasa adalah jenis saham yang paling umum diperdagangkan di bursa efek. Ketika kebanyakan orang berbicara tentang "beli saham" perusahaan publik, yang mereka maksud hampir selalu adalah saham biasa. Pemilik saham biasa disebut sebagai common shareholder. Karakteristik Saham...

Artikel menarik lainnya:

  1. Apa Itu Market Cap? Memahami Kapitalisasi Pasar dengan Cara Sederhana
  2. Q Ratio dalam Merger dan Akuisisi: Alat Strategis Menilai Target
  3. Psikologi Ketika Portofolio Turun 30%: Di Titik Terdalam, Karakter Anda Diuji
  4. Price to Cash Flow (P/CF): Pelengkap yang Jujur dari PER
  5. Cara Analisis Prospektus Sebelum Beli Saham IPO: Jangan Hanya Ikut-ikutan!
  6. Rasio Pengeluaran Riset & Pengembangan (R&D): Mengukur Masa Depan di Balik Beban Akuntansi
  7. Rasio Effective Tax Rate: Deteksi Manipulasi Laba dan Keunggulan Pajak Tersembunyi
  8. Weekly Review: Mengukur Kinerja Trading dengan Profit Factor, Win Rate, dan Average RRR
  9. Peran Accountability Partner dalam Saham: Mengapa Berinvestasi Sendirian Bisa Berbahaya
  10. Graph Anosognosia: Ketika Trader Tidak Tahu Bahwa Mereka Tidak Tahu

TradingView Chart - GTSI