Update: Senin, 5 Oktober 2026

ISEA

PT. Indo American Seafoods Tbk.

Rp 77
0.00%
Volume
10.842 lot
MA 5
77
MA 20
84
RSI
16.67
High
78
Low
76
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.59%
Support (10d)
70
Resistance (10d)
93
Volume Trend (10d)
-66.9%
Score
55
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-6.10 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (16.7) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 101 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ISEA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 16.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.59%. Area support terdekat berada di sekitar Rp70, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp93.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 93 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 102, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 70 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal Bollinger Bands: Squeeze, Walking the Band, dan Double Bottom di Lower Band

Dalam analisis teknikal saham, ada satu indikator yang sangat populer karena kemampuannya menggabungkan konsep volatilitas, support/resistance dinamis, dan overbought/oversold dalam satu tampilan. Indikator itu adalah Bollinger Bands (Pita Bollinger). Bollinger Bands dikembangkan oleh John Bollinger pada tahun 1980-an. Indikator ini terdiri dari tiga garis yang mengelilingi pergerakan harga, membentuk seperti pita. Keunikan Bollinger Bands adalah lebarnya yang berubah-ubah mengikuti volatilitas pasar – ketika volatilitas tinggi, pita melebar; ketika volatilitas rendah, pita menyempit. Bollinger Bands memiliki tiga pola paling terkenal yang wajib dikuasai setiap trader: Squeeze (perubahan volatilitas), Walking the Band (trend kuat), dan Double Bottom di Lower Band (pola reversal). Artikel ini akan membahas ketiganya secara lengkap. Apa Itu Bollinger Bands? Bollinger Bands adalah indikator yang terdiri dari tiga garis: Komponen Parameter Standar Warna...

Artikel menarik lainnya:

  1. Price to User: Senjata Rahasia Menilai Saham Teknologi yang Belum Untung
  2. Point and Figure – Trading dengan Kolom X dan O yang Tak Lekang Waktu
  3. Familiarity Bias: Bahaya Hanya Memegang Saham Perusahaan Terkenal
  4. Valuasi Relatif terhadap Obligasi Pemerintah: Kapan Saham Lebih Menarik dari Deposito?
  5. Pipe Bottom: Candlestick Kecil di Akhir Downtrend sebagai Sinyal Pembalikan
  6. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan
  7. Rasio Land Bank vs Market Cap: Menemukan Developer yang Underrated
  8. Analisis DuPont 3 Langkah: Membongkar Rahasia ROE untuk Menilai Saham Lebih Cerdas
  9. Triple Bottom: Tiga Lembah yang Menandai Awal Tren Naik
  10. Rasio Kas terhadap Utang Lancar: Ukuran Paling Keras Kemampuan Bayar Utang dalam 24 Jam

TradingView Chart - ISEA