Update: Senin, 6 Juli 2026

ISEA

PT. Indo American Seafoods Tbk.

Rp 65
+8.33%
Volume
41.325 lot
MA 5
62
MA 20
64
RSI
45.00
High
67
Low
62
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.37%
Support (10d)
58
Resistance (10d)
69
Volume Trend (10d)
-75.3%
Score
60
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-16.67 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (45.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 400 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ISEA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 45.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.37%. Area support terdekat berada di sekitar Rp58, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp69.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 66 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 72 - 75 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 60 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Parabolic SAR: Titik-Titik yang Menunjukkan Arah Tren dan Titik Balik

Dalam analisis teknikal saham, ada indikator yang sangat unik karena tidak berupa garis seperti moving average, melainkan berupa titik-titik (dots) yang muncul di sekitar harga. Indikator itu adalah Parabolic SAR (Parabolic Stop and Reverse). Parabolic SAR dikembangkan oleh Welles Wilder, pencipta indikator terkenal lainnya seperti RSI dan ADX. Indikator ini dirancang untuk membantu trader menentukan arah tren saat ini, level stop loss yang ideal, serta potensi titik balik (reversal) harga. Nama "Parabolic" berasal dari bentuk parabolik yang dihasilkan oleh titik-titik SAR ketika diplot pada chart, sementara "SAR" adalah singkatan dari Stop and Reverse – karena indikator ini memberi sinyal kapan harus menghentikan posisi (stop) dan membalik arah (reverse). Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Parabolic SAR, mulai dari cara perhitungan, karakteristik, interpretasi titik-titik...

Artikel menarik lainnya:

  1. Strategi Martingale di Saham: Bunuh Diri Finansial yang Berkedok Peluang
  2. Mengendalikan Emosi saat Pasar Crash: Tetap Hidup saat Semua Orang Panik
  3. Ukuran Sejati Kinerja Saham: Mengapa Rasio Perusahaan Harus Dibandingkan dengan Rata-rata Industri
  4. Menggunakan Correlation Matrix untuk Membangun Portofolio Saham yang Tangguh
  5. Smart Beta: Jembatan antara Index Pasif dan Faktor Aktif
  6. Membangun Jurnal Trading Harian: Senjata Rahasia Trader Profesional
  7. Detrended Price Oscillator (DPO): Menghilangkan Tren untuk Melihat Siklus Tersembunyi
  8. Unique Three River: Pola Langka yang Menandai Titik Jenuh Penjualan
  9. Fear of Missing Out Saat IPO Meledak: Ketika Ketakutan Ketinggalan Kereta Menghancurkan Portofolio
  10. Metode Volatility Weighting: Menyesuaikan Alokasi Berdasarkan Risiko Pasar

TradingView Chart - ISEA