Update: Jumat, 22 Mei 2026

JMAS

PT. Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk.

Rp 272
+3.03%
Volume
160.381 lot
MA 5
254
MA 20
252
RSI
63.79
High
320
Low
256

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
3.70%
Support (10d)
220
Resistance (10d)
320
Volume Trend (10d)
+328.4%
Score
85
Win Rate (30d)
56.67 %
P/L (30d)
22.52 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (63.8)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.334 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham JMAS saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 63.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.70%. Area support terdekat berada di sekitar Rp220, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp320.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 85 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 272 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 313 - 340 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 258 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Menggunakan Correlation Matrix untuk Membangun Portofolio Saham yang Tangguh

Setiap investor saham pasti pernah mendengar pepatah: "Jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang." Diversifikasi adalah kunci untuk mengurangi risiko. Namun, tahukah Anda bahwa diversifikasi tidak cukup hanya dengan membeli banyak saham? Jika Anda memiliki 10 saham tetapi semuanya bergerak naik turun secara bersamaan, Anda sebenarnya tidak terdiversifikasi sama sekali. Di sinilah Correlation Matrix (matriks korelasi) menjadi alat yang sangat berharga. Apa Itu Korelasi dalam Saham? Korelasi mengukur seberapa erat hubungan pergerakan harga antara dua saham. Nilai korelasi berkisar antara -1 hingga +1. Nilai Korelasi Arti Contoh +1 Bergerak sempurna searah Dua saham bank besar di negara yang sama 0 Tidak ada hubungan Saham tambang vs saham ritel makanan -1 Bergerak berlawanan sempurna Jarang terjadi di saham, lebih umum di aset seperti emas vs dolar...

Artikel menarik lainnya:

  1. Saham Gocap: Mental Block di Balik Harga Rp50 yang Menggoda
  2. Stress Testing Portofolio pada Skenario Crash: Apakah Anda Siap Menghadapi Hari Terburuk?
  3. Memahami Pola Bullish Engulfing: Sinyal Pembalikan Harga yang Kuat
  4. Mengenal TMA (Triangular Moving Average): Rata-rata Bergerak yang Paling Halus
  5. Saham Bonus untuk Bos, Risiko untuk Investor?: Memahami Rasio Pembayaran Berbasis Saham
  6. Average Down dan Average Up: Kapan Strategi Ini Tepat Digunakan?
  7. Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui
  8. Recency vs Primacy Effect: Mana yang Lebih Mengendalikan Keputusan Saham Anda?
  9. Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang
  10. Market Risk Premium: Harga yang Harus Dibayar untuk Keberanian Memegang Saham

TradingView Chart - JMAS