Update: Senin, 6 Juli 2026

FOLK

PT. Multi Garam Utama Tbk.

Rp 208
-1.89%
Volume
48.746 lot
MA 5
208
MA 20
192
RSI
50.00
High
216
Low
206
Nilai
100/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
6.11%
Support (10d)
159
Resistance (10d)
232
Volume Trend (10d)
-21.0%
Score
100
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-16.80 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.158 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham FOLK saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 6.11%. Area support terdekat berada di sekitar Rp159, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp232.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 208 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 239 - 260 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 198 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional: Mana yang Cocok untuk Anda?

Bagi investor pemula, istilah "saham syariah" dan "saham konvensional" mungkin terdengar serupa. Padahal, keduanya memiliki perbedaan fundamental, mulai dari kriteria pemilihan saham, mekanisme transaksi, hingga prinsip dasar yang melandasinya. Memahami perbedaan ini penting bukan hanya bagi investor muslim yang ingin berinvestasi sesuai syariat, tetapi juga bagi siapa pun yang ingin mendiversifikasi portofolio dengan karakteristik risiko yang berbeda. Artikel ini akan membahas secara lengkap perbedaan saham syariah dan konvensional, dari definisi, kriteria, kelebihan dan kekurangan, hingga tips memilih yang tepat untuk profil investasi Anda. Apa Itu Saham Syariah? Saham syariah adalah saham yang memenuhi prinsip-prinsip syariah Islam dalam kegiatan usahanya, tata kelola, dan cara transaksinya. Saham ini tidak hanya tentang perusahaan yang menghindari produk haram, tetapi juga tentang cara perusahaan berutang, mengelola keuangan, dan berinteraksi dengan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Ketika Aset Fisik Hampir Tidak Ada: Memahami Rasio P/TBV untuk Perusahaan Teknologi
  2. Analisis Minority Interest: Jangan Keliru Menilai Kepemilikan Laba dalam Laporan Keuangan
  3. Risk Parity: Filosofi Portofolio ala Ray Dalio yang Mengutamakan Risiko, Bukan Modal
  4. Analisis Impairment Asset: Ancaman Pengeruk Laba yang Sering Terlupakan Investor
  5. Anchoring Bias: Bahaya Terpaku pada Harga Beli atau Harga Tertinggi
  6. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan
  7. Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams
  8. Kicking Pattern: Tendangan Keras yang Mengubah Arah Pasar
  9. Pendanaan Tersembunyi di Balik Hubungan Dagang: Analisis Vendor Financing dalam Dunia Saham
  10. Net Premium Growth: Mesin Pertumbuhan Utama Emiten Asuransi

TradingView Chart - FOLK