Update: Jumat, 22 Mei 2026

KRAS

PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk.

Rp 232
+6.42%
Volume
52.927 lot
MA 5
234
MA 20
274
RSI
17.54
High
232
Low
210

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.18%
Support (10d)
210
Resistance (10d)
292
Volume Trend (10d)
-43.6%
Score
30
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-21.62 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (17.5) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -4.859 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KRAS saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 17.5, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.18%. Area support terdekat berada di sekitar Rp210, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp292.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 200 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

The Hook Pattern: Versi Lain dari Hook Reversal dalam Sistem Joe Ross

Dalam analisis teknikal, Joe Ross adalah salah satu figur yang paling dihormati berkat pendekatannya yang sederhana namun efektif dalam membaca pergerakan harga. Salah satu kontribusi utamanya adalah The Hook Pattern—yang juga dikenal sebagai Ross Hook atau RH—sebuah pola reversal yang digunakan untuk mengidentifikasi titik di mana tren kemungkinan akan berakhir dan berbalik arah. Berbeda dengan pola reversal lain yang membutuhkan waktu lama untuk terbentuk, The Hook Pattern terkenal karena kesederhanaannya dan kemampuannya memberikan sinyal yang sangat awal. Pola ini merupakan bagian integral dari sistem trading Joe Ross yang lebih luas, yang juga mencakup The 1-2-3 Pattern, The 2B Pattern, dan The 1-2-3-4 Pattern. Karakteristik The Hook Pattern The Hook Pattern adalah pola reversal yang terbentuk ketika harga gagal melanjutkan tren dan kemudian "mengait" (hook)...

Artikel menarik lainnya:

  1. Fibonacci Extension – Memasang Target Profit dengan Rasio Emas
  2. Concealing Baby Swan, Formasi Pembalikan Bullish yang Unik
  3. Memahami Dunia Saham: Panduan Pengertian dan Cara Kerja untuk Pemula
  4. Satellite Portfolio: Menambah Power dengan Small Cap dan Komoditas
  5. Ukuran Sejati Kinerja Saham: Mengapa Rasio Perusahaan Harus Dibandingkan dengan Rata-rata Industri
  6. Reaksi Terhadap Margin Call: Antara Panik dan Keputusan Rasional
  7. Status Quo Bias: Bahaya Malas Menyeimbangkan Kembali Portofolio
  8. Pengertian Waktu T+2 Settlement Saham: Kapan Dana dan Saham Benar-benar Berpindah?
  9. Ukuran Profitabilitas di Balik Setiap Polis: Analisis New Business Margin dalam Saham Asuransi Jiwa
  10. Mengukur Expectancy: Berapa Sebenarnya Sistem Trading Anda Menghasilkan?

TradingView Chart - KRAS