Update: Kamis, 8 Oktober 2026

UNTD

PT. Terang Dunia Internusa Tbk.

Rp 73
-1.35%
Volume
216.042 lot
MA 5
75
MA 20
77
RSI
35.29
High
75
Low
71
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.31%
Support (10d)
69
Resistance (10d)
80
Volume Trend (10d)
+5.2%
Score
40
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-10.98 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (35.3)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 661 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham UNTD saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 35.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.31%. Area support terdekat berada di sekitar Rp69, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp80.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 69, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Upside Gap Two Crows: Pola Gagak yang Membawa Kabar Buruk bagi Harga Saham Anda

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, Jepang memiliki banyak istilah unik untuk menggambarkan pola harga. Ada "Doji" (bimbang), "Hammer" (palu), dan "Engulfing" (menelan). Namun ada satu pola yang namanya cukup mengerikan: Upside Gap Two Crows atau "Dua Gagak dengan Celah di Atas". Mengapa dinamakan gagak? Dalam budaya Jepang, gagak sering dikaitkan dengan pertanda buruk. Dan memang, pola ini adalah sinyal pembalikan bearish yang cukup kuat di akhir tren naik. Mari kita bedah pola langka namun mematikan ini. Apa Itu Upside Gap Two Crows? Upside Gap Two Crows adalah pola pembalikan bearish yang terdiri dari tiga candlestick dan muncul setelah uptrend. Namanya berasal dari bentuknya: dua candlestick hitam (gagak) yang "bertengger" di atas celah (gap) dari candlestick pertama. Pola ini termasuk dalam kategori pola multi candlestick...

Artikel menarik lainnya:

  1. Strategi Martingale di Saham: Bunuh Diri Finansial yang Berkedok Peluang
  2. Saham vs Reksadana vs Obligasi: Mana yang Cocok untuk Pemula?
  3. Detrended Price Oscillator (DPO): Menghilangkan Tren untuk Melihat Siklus Tersembunyi
  4. Menyingkap Nilai Tersembunyi: Analisis Embedded Value (EV) untuk Saham Asuransi Jiwa
  5. In-Neck Line, Pembalikan dengan Sinyal yang Perlu Konfirmasi Ekstra
  6. Trompo: Si Gasing Meksiko yang Jarang Dikenal, Sinyal Kebingungan Paling Otentik
  7. Altman Z-Score: Senjata Analisis untuk Memprediksi Potensi Kebangkrutan Perusahaan
  8. Analisis Kapitalisasi Pasar vs Total Aset: Mengungkap Diskon atau Premium yang Tidak Terlihat
  9. Jebakan Saham Gorengan Psikologis: Ketika Keserakahan Memasuki Perangkap yang Dirancang Rapi
  10. Membaca Pikiran Pasar: Cara Market Delta Mengungkap Reversal di Level Ekstrem

TradingView Chart - UNTD