Update: Senin, 6 Juli 2026

LAJU

PT. Jasa Berdikari Logistics Tbk.

Rp 64
0.00%
Volume
135.296 lot
MA 5
64
MA 20
61
RSI
57.89
High
66
Low
63
Nilai
95/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
5.56%
Support (10d)
60
Resistance (10d)
77
Volume Trend (10d)
+39.2%
Score
95
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-7.25 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (57.9)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 4.945 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham LAJU saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 57.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.56%. Area support terdekat berada di sekitar Rp60, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp77.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 95 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 64 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 74 - 80 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 61 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

EV/EBITDA: Alternatif PER untuk Perusahaan dengan Utang Besar

PER (Price to Earnings Ratio) adalah alat paling populer untuk menilai mahal atau murahnya saham. Tapi PER memiliki satu kelemahan besar: PER hanya melihat sisi ekuitas (kepemilikan) dan mengabaikan utang. Bayangkan dua perusahaan dengan laba dan harga saham yang sama persis: Perusahaan Harga Saham EPS PER Utang Perusahaan A Rp1.000 Rp100 10x Rp0 (tanpa utang) Perusahaan B Rp1.000 Rp100 10x Rp5 M (utang besar) PER keduanya sama-sama 10x. Tapi perusahaan mana yang lebih murah? Jelas Perusahaan A lebih sehat karena tidak punya utang. PER tidak bisa menangkap perbedaan ini. Di sinilah EV/EBITDA hadir sebagai solusi. Apa Itu EV/EBITDA? EV/EBITDA adalah rasio yang mengukur nilai perusahaan secara keseluruhan (termasuk utang) dibandingkan dengan kemampuan operasionalnya menghasilkan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi. Rumusnya sederhana tapi perlu...

Artikel menarik lainnya:

  1. Upside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bullish yang Jarang Dikenal
  2. Three Black Crows: Tiga Gagak Hitam Penanda Kekuatan Bearish
  3. Mengenal Aroon: Menangkap Momentum dengan Crossover Aroon Up dan Aroon Down
  4. Book Building dan Masa Penawaran IPO: Cara Menentukan Harga Saham Perdana
  5. Psikologi Menerima Kerugian sebagai Biaya Belajar: Mengubah Luka Men Menjadi Pelajaran Berharga
  6. Weekly Review: Mengukur Kinerja Trading dengan Profit Factor, Win Rate, dan Average RRR
  7. Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah
  8. Social Media Detox Selama Trading: Mengapa Grup WA dan Telegram Bisa Menghancurkan Akun Anda
  9. Mengenal Pola Tweezer Top: Sinyal Pembalik Harga yang Harus Diketahui Trader Saham
  10. Fibonacci Extension – Memasang Target Profit dengan Rasio Emas

TradingView Chart - LAJU