Update: Kamis, 8 Oktober 2026

ASBI

PT. Asuransi Bintang Tbk.

Rp 394
+0.51%
Volume
10 lot
MA 5
391
MA 20
395
RSI
42.86
High
394
Low
390
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
0.86%
Support (10d)
380
Resistance (10d)
396
Volume Trend (10d)
-74.3%
Score
40
Win Rate (30d)
20 %
P/L (30d)
-0.51 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (42.9)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ASBI saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 42.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.86%. Area support terdekat berada di sekitar Rp380, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp396.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 380, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Metode Equal Weight: Strategi Sederhana untuk Pemula dalam Alokasi Saham

Bagi pemula yang baru masuk ke dunia investasi saham, salah satu keputusan paling membingungkan adalah: “Berapa banyak uang yang harus saya alokasikan ke setiap saham?” Banyak investor baru cenderung memasukkan terlalu banyak uang ke saham yang sedang "naik daun" atau terlalu sedikit ke saham yang kurang populer. Di sinilah Metode Equal Weight (bobot sama) hadir sebagai pendekatan yang sederhana, disiplin, dan sangat cocok untuk pemula. Apa Itu Metode Equal Weight? Equal Weight adalah strategi alokasi portofolio di mana Anda memberikan jumlah modal yang sama untuk setiap saham yang Anda pilih, tanpa memandang kapitalisasi pasar, harga saham, atau popularitasnya. Contoh sederhana: Anda memiliki modal Rp10.000.000 Anda memilih 5 saham berbeda Dengan Equal Weight: setiap saham mendapat alokasi Rp2.000.000 (20% dari total modal) Berbeda dengan pendekatan Market...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio Restrukturisasi Utang: Detektor Dini Perusahaan yang Hampir Bangkrut atau Peluang Investasi?
  2. Memahami IHSG: Barometer Kesehatan Pasar Modal Indonesia
  3. Cost of Equity dengan CAPM: Berapa Imbal Hasil yang Wajar Anda Tuntut?
  4. Kagi Chart – Garis Tebal dan Tipis yang Menceritakan Sentimen Pasar
  5. Price to Cash Flow (P/CF): Pelengkap yang Jujur dari PER
  6. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  7. Ultimate Oscillator: Menggabungkan Tiga Timeframe untuk Akurasi Lebih Tinggi
  8. Spinning Top: Candlestick Keraguan yang Menandakan Pasar Sedang Bimbang
  9. Analisis Precedent Transaction: Menilai Saham dari Harga Akuisisi Perusahaan Sejenis
  10. Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui

TradingView Chart - ASBI