Update: Jumat, 22 Mei 2026

ASBI

PT. Asuransi Bintang Tbk.

Rp 414
+1.47%
Volume
146 lot
MA 5
407
MA 20
411
RSI
44.74
High
420
Low
400

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.39%
Support (10d)
392
Resistance (10d)
420
Volume Trend (10d)
-79.8%
Score
30
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
0.98 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (44.7)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -9 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ASBI saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 44.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.39%. Area support terdekat berada di sekitar Rp392, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp420.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 372 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Monte Carlo Simulation untuk Risiko Portofolio: Melihat Ribuan Kemungkinan Masa Depan

Dalam dunia investasi saham, satu pertanyaan yang selalu menghantui setiap investor adalah: "Apa yang mungkin terjadi pada portofolio saya di masa depan?" Sayangnya, tidak ada yang bisa menjawab dengan pasti. Masa depan pasar saham tidak bisa diprediksi. Namun, bukan berarti kita buta terhadap kemungkinan-kemungkinan yang ada. Monte Carlo Simulation adalah metode statistik yang memungkinkan Anda melihat ribuan skenario masa depan yang mungkin terjadi, lalu menghitung probabilitas keberhasilan atau kegagalan portofolio Anda. Artikel ini akan membahas bagaimana investor saham dapat menggunakan metode ini untuk memahami risiko portofolio secara lebih mendalam. Apa Itu Monte Carlo Simulation? Monte Carlo Simulation adalah teknik komputasi yang menggunakan pengulangan acak (random sampling) untuk memperkirakan distribusi kemungkinan hasil dari suatu sistem yang tidak pasti. Nama "Monte Carlo" diambil dari kota di Monaco...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis DuPont 5 Langkah: Bedah ROE hingga ke Tulang Paling Dalam
  2. Evening Star: Bintang Senja yang Memperingatkan Akan Datangnya Kegelapan
  3. Morning Star: Bintang Fajar yang Menerangi Pembalikan Bullish
  4. Ribuan Skenario Masa Depan: Analisis Monte Carlo untuk Proyeksi Laba dalam Investasi Saham
  5. Concealing Baby Swan, Formasi Pembalikan Bullish yang Unik
  6. Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish
  7. Net Premium Growth: Mesin Pertumbuhan Utama Emiten Asuransi
  8. Capex vs Maintenance Capex: Membedakan Investasi Ekspansi dan Biaya Pemeliharaan
  9. Jebakan Saham Gorengan Psikologis: Ketika Keserakahan Memasuki Perangkap yang Dirancang Rapi
  10. Rasio EV per Kapasitas Produksi: Mengukur Nilai Pabrik di Balik Harga Saham

TradingView Chart - ASBI