Update: Senin, 6 Juli 2026

LUCY

PT. Lima Dua Lima Tiga Tbk.

Rp 645
-9.79%
Volume
121.387 lot
MA 5
698
MA 20
1.132
RSI
15.50
High
785
Low
645
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
7.75%
Support (10d)
595
Resistance (10d)
1.355
Volume Trend (10d)
+203.6%
Score
45
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-43.91 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (15.5) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -21 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham LUCY saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 15.5, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 7.75%. Area support terdekat berada di sekitar Rp595, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.355.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 595, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Underwriting Profit: Mengukur Kemampuan Inti Perusahaan Asuransi

Dalam dunia saham, perusahaan asuransi sering dianggap sebagai kotak hitam yang rumit. Ada premi, klaim, cadangan, investasi, reasuransi, dan berbagai istilah teknis yang membuat investor pemula pusing. Namun, di tengah semua kerumitan itu, ada satu konsep fundamental yang menjadi jantung dari bisnis asuransi: Underwriting Profit. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu rasio underwriting profit, mengapa ia lebih penting daripada sekadar laba bersih, serta bagaimana menggunakannya sebagai alat seleksi saham asuransi berkualitas. Apa Itu Underwriting Profit? Underwriting Profit adalah laba yang dihasilkan perusahaan asuransi dari aktivitas intinya, yaitu mengambil alih risiko dari nasabah. Secara sederhana, ini adalah selisih antara premi yang diterima dengan seluruh biaya yang terkait dengan pengelolaan risiko tersebut (klaim dan biaya operasional). Sementara itu, Rasio Underwriting Profit (atau sering disebut Underwriting...

Artikel menarik lainnya:

  1. ROE: Mengapa Angka 15% di Bank Berbeda Arti dengan 15% di Pabrik?
  2. The Upthrust: Harga Naik Sebentar Lalu Turun sebagai Konfirmasi Resistance
  3. Pola Cup and Handle: Cangkir dan Gagang yang Menjanjikan Kenaikan Besar
  4. Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan
  5. Mengenal Williams %R: Satu Langkah Menuju Overbought dan Oversold
  6. Value Averaging (VA): Strategi Cerdas Memaksimalkan Keuntungan Saat Pasar Turun
  7. Beyond the Balance Sheet: Menilai Ekuitas di Balik Aset Tak Berwujud
  8. Rasio Burn Rate: Detak Jantung Keuangan Startup Sebelum Tumbang
  9. Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan
  10. Overthinking vs Underthinking: Dua Ekstrem yang Sama-sama Berbahaya dalam Investasi Saham

TradingView Chart - LUCY