Update: Kamis, 8 Oktober 2026

LUCY

PT. Lima Dua Lima Tiga Tbk.

Rp 188
-9.62%
Volume
1.720.271 lot
MA 5
223
MA 20
297
RSI
11.50
High
214
Low
188
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
6.62%
Support (10d)
188
Resistance (10d)
320
Volume Trend (10d)
-9.7%
Score
60
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-49.19 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (11.5) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 20.056 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham LUCY saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 11.5, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 6.62%. Area support terdekat berada di sekitar Rp188, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp320.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 192 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 207 - 216 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 175 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga

Dalam perjalanan sebuah tren saham yang kuat, seringkali harga tidak bergerak mulus naik atau turun setiap hari. Ada kalanya harga melompat dengan tiba-tiba meninggalkan celah kosong di chart. Jika gap pertama setelah konsolidasi adalah breakaway gap, maka gap-gap berikutnya di tengah perjalanan tren disebut Runaway Gap. Namun, runaway gap memiliki keunikan yang tidak dimiliki gap lainnya: ia bisa digunakan untuk mengukur seberapa jauh harga masih akan bergerak. Karena kemampuannya ini, runaway gap juga dikenal dengan nama Measuring Gap. Bagi trader yang memahami cara menggunakannya, runaway gap adalah kompas yang menunjukkan arah sekaligus target harga. Ia bukan hanya sinyal untuk bertahan di posisi, tetapi juga alat untuk merencanakan kapan harus mengambil profit. Apa Itu Runaway (Measuring) Gap? Runaway gap adalah celah harga yang terjadi di...

Artikel menarik lainnya:

  1. Menggunakan Kelly Criterion untuk Alokasi Modal di Pasar Saham
  2. Rasio Price to Sales (P/S): Penyelamat Saat Perusahaan Rugi
  3. Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu
  4. ROE: Mengapa Angka 15% di Bank Berbeda Arti dengan 15% di Pabrik?
  5. Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish
  6. Saham vs Reksadana vs Obligasi: Mana yang Cocok untuk Pemula?
  7. Gann Square of 144: Master Square untuk Analisis Harga dan Waktu
  8. Memahami Pola Bearish Engulfing: Sinyal Bahaya Saat Harga Akan Terjun
  9. Fed Model: Menilai Wajar Tidaknya Pasar Saham dengan Membandingkan Imbal Hasil
  10. Three Outside Up & Three Outside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Engulfing

TradingView Chart - LUCY