Update: Kamis, 8 Oktober 2026

MBAP

PT. Mitrabara Adiperdana Tbk.

Rp 1.685
0.00%
Volume
197 lot
MA 5
1.665
MA 20
1.690
RSI
48.53
High
1.735
Low
1.675
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.05%
Support (10d)
1.605
Resistance (10d)
1.750
Volume Trend (10d)
-35.0%
Score
30
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
13.09 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (48.5)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -193 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MBAP saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 48.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.05%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.605, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.750.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.525 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal Kelas Saham: Perbedaan Blue Chip, Second Liner, dan Gorengan

Di pasar modal Indonesia, para investor sering membagi saham ke dalam tiga kategori populer: Blue Chip, Second Liner, dan Gorengan. Ketiga istilah ini bukanlah istilah resmi dari Bursa Efek Indonesia (BEI), melainkan sebutan umum yang berkembang di kalangan pelaku pasar. Memahami perbedaan ketiganya akan sangat membantu Anda menyusun strategi investasi yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan Anda. Artikel ini akan mengupas tuntas karakteristik, kelebihan, kekurangan, serta contoh masing-masing kategori. Apa Itu Saham Blue Chip? Saham Blue Chip adalah saham milik perusahaan-perusahaan terbesar, paling mapan, dan paling terpercaya di bursa efek. Istilah "Blue Chip" sendiri diambil dari permainan poker, di mana chip biru memiliki nilai tertinggi. Dalam dunia saham, blue chip adalah yang terbaik dari yang terbaik. Karakteristik Saham Blue Chip Kapitalisasi Pasar Raksasa:...

Artikel menarik lainnya:

  1. Inverted Hammer (Bullish): Palu Terbalik yang Menandakan Awal Kebangkitan
  2. Bom Waktu di Laporan Keuangan: Analisis Warrant dan Dampak Dilusi pada Kepemilikan Saham
  3. Market Profile – Memahami Struktur Pasar dari Waktu dan Harga
  4. Fibonacci Time Zone – Kapan Waktu yang Tepat untuk Pergerakan Besar?
  5. Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory
  6. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan
  7. Pola 5-0: Formasi Harmonic yang Unik dengan Dua Opsi Pembalikan
  8. Fibonacci Retracement – Level-Level Ajaib untuk Pullback dan Reversal
  9. ARPU: Mata Uang Baru dalam Valuasi Saham Perusahaan Digital
  10. Net Premium Growth: Mesin Pertumbuhan Utama Emiten Asuransi

TradingView Chart - MBAP