Update: Rabu, 10 Juni 2026

DNAR

PT. Bank Oke Indonesia Tbk.

Rp 102
+4.08%
Volume
14.023 lot
MA 5
99
MA 20
122
RSI
25.86
High
109
Low
99
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.67%
Support (10d)
87
Resistance (10d)
150
Volume Trend (10d)
+92.4%
Score
80
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-30.61 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (25.9) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 549 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DNAR saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 25.9, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.67%. Area support terdekat berada di sekitar Rp87, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp150.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 102 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 117 - 128 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 97 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Dividen dalam Bentuk Lembar Saham: Memahami Rasio Distribusi Saham Bonus

Seorang investor menerima pengumuman dari emiten yang sahamnya ia pegang: "Rapat Umum Pemegang Saham menyetujui distribusi saham bonus dengan rasio 1:5." Artinya, untuk setiap 5 saham yang dimiliki, ia akan mendapat 1 saham bonus gratis. Tanpa mengeluarkan uang sepeser pun, jumlah lembar saham di portofolionya bertambah. Ia pun bersorak gembira. Namun setelah saham bonus didistribusikan, harga saham turun proporsional. Nilai total portofolionya tetap sama. Ia kecewa. "Lalu apa gunanya saham bonus?" pikirnya. Pertanyaan itu wajar. Saham bonus sering disalahpahami sebagai "hadiah cuma-cuma" padahal secara ekonomi tidak mengubah nilai kepemilikan. Namun saham bonus memiliki fungsi dan implikasi penting bagi investor, terutama dalam hal likuiditas, psikologi pasar, dan sinyal manajemen. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang rasio distribusi saham bonus, bagaimana menghitungnya, implikasi terhadap harga saham...

Artikel menarik lainnya:

  1. Stock Split: Alasan dan Dampak Harga
  2. Apa Itu Laba Bersih dan Laba Operasional? Panduan untuk Pemula
  3. The Slingshot Pattern: Ketika Harga "Memanah" dari Bollinger Bands
  4. Pengertian Pendapatan vs Laba: Jangan Tertukar!
  5. Heikin Ashi – Candlestick Termodifikasi untuk Membaca Kelanjutan Tren
  6. Free Cash Flow (FCF) Adalah Raja: Mengapa Laba Bisa Berbohong, tapi Arus Kas Bebas Tidak
  7. Bid, Offer, Last, Volume: Istilah Wajib yang Harus Dikuasai Trader Pemula
  8. Mengenal Pola Bearish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  9. Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi
  10. EPS (Earning per Share): Cara Hitung dan Interpretasi untuk Pemula

TradingView Chart - DNAR