Update: Senin, 5 Oktober 2026

MCAS

PT. M Cash Integrasi Tbk.

Rp 228
-0.87%
Volume
22.452 lot
MA 5
226
MA 20
257
RSI
32.65
High
244
Low
220
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.49%
Support (10d)
198
Resistance (10d)
294
Volume Trend (10d)
+29.2%
Score
35
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-22.97 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (32.7)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.230 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MCAS saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 32.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.49%. Area support terdekat berada di sekitar Rp198, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp294.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 188 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mental Accounting: Bahaya Memisahkan Uang Berdasarkan "Label" yang Tidak Rasional

Seorang investor memiliki tiga saham. Saham A: profit Rp5.000.000. Uang ini ia anggap "uang untung" dan dengan mudah ia belanjakan untuk liburan mewah. Saham B: profit Rp3.000.000. Uang ini ia anggap "uang serius" dan ia putar lagi ke investasi lain. Saham C: rugi Rp4.000.000. Kerugian ini ia anggap "kesalahan" dan ia simpan di portofolio, tidak mau direalisasikan karena sakit hati. Padahal, secara ekonomi, rupiah dari Saham A, Saham B, dan Saham C adalah rupiah yang sama persis. Tidak ada perbedaan nilai. Namun di kepala investor ini, uang-uang tersebut memiliki "label" dan "perlakuan" yang berbeda. Inilah yang disebut mental accounting. Apa Itu Mental Accounting? Mental accounting adalah konsep yang diperkenalkan oleh peraih Nobel Richard Thaler. Ia menggambarkan kecenderungan manusia untuk mengelompokkan uang ke dalam "akun-akun mental"...

Artikel menarik lainnya:

  1. Permanent Portfolio: Filosofi Investasi Seumur Hidup ala Harry Browne
  2. Dividend Yield vs Dividend Payout Ratio: Mana yang Lebih Penting?
  3. Current Ratio: Ukur Likuiditas Perusahaan
  4. Rasio Biaya Medis: Barometer Kesehatan Underwriting Asuransi Kesehatan
  5. Peran Accountability Partner dalam Saham: Mengapa Berinvestasi Sendirian Bisa Berbahaya
  6. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal
  7. Menggunakan Correlation Matrix untuk Membangun Portofolio Saham yang Tangguh
  8. Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga
  9. Drawdown Duration: Indikator Pemulihan yang Sering Terlupakan
  10. Analisis Minority Interest: Jangan Keliru Menilai Kepemilikan Laba dalam Laporan Keuangan

TradingView Chart - MCAS