Update: Kamis, 11 Juni 2026

VISI

PT. Satu Visi Putra Tbk.

Rp 1.200
+17.07%
Volume
136.306 lot
MA 5
1.070
MA 20
884
RSI
74.29
High
1.280
Low
990
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
5.08%
Support (10d)
645
Resistance (10d)
1.280
Volume Trend (10d)
+972.9%
Score
55
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
50.00 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (74.3) - Potential correction
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -2.689 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham VISI saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 74.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.08%. Area support terdekat berada di sekitar Rp645, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.280.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 1.280 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 1.408, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 645 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Bahaya Overtrading Akibat Boredom: Ketika Pasar Sepi, Trader Membuat Kesalahan Sendiri

Tidak semua bahaya dalam trading datang dari pasar yang bergerak liar. Justru sebaliknya, kadang-kadang bahaya terbesar datang dari pasar yang tidak bergerak sama sekali. Pasar sideways. Harga bergerak sempit naik turun 0,5 persen. Tidak ada breakout. Tidak ada setup yang jelas. Volume tipis. Hari terasa berjalan lambat. Menit terasa seperti jam. Layar terasa membosankan. Dan di situlah masalah dimulai. Trader yang bosan mulai "mencari-cari kesibukan." Membuka posisi kecil di saham yang tidak direncanakan. Melakukan transaksi hanya karena ingin "merasakan" pasar. Membeli dan menjual saham yang sama beberapa kali dalam sehari tanpa alasan analitis yang jelas. Inilah yang disebut overtrading akibat boredom—trading berlebihan bukan karena peluang bagus, tetapi karena kebosanan. Ini adalah salah satu penyebab kerugian trader ritel yang paling tidak disadari. Tidak dramatis seperti revenge...

Artikel menarik lainnya:

  1. Shooting Star (Bearish): Bintang Jatuh yang Menandakan Akhir Tren Naik
  2. Lifecycle Fund: Solusi Otomatis untuk Investasi Pensiun Tanpa Ribet
  3. Deep Crab: Kepiting Dalam yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Langka
  4. Rasio FCF to Equity (FCFE): Uang Tunai yang Benar-Benar Bisa Diterima Pemegang Saham
  5. Memahami Pola Tweezer Bottom: Sinyal Pembalikan Harga dari Dua Candlestick
  6. Valuasi Saham Properti dengan RNAV: Menggali Nilai Tersembunyi di Balik Lahan dan Proyek
  7. Cara Menghitung Profit/Loss Saham Secara Manual: Panduan Langkah demi Langkah
  8. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume
  9. Membangun Portofolio dengan ETF Saham: Praktis, Murah, dan Modern
  10. Multi-Factor Portfolio ala Cliff Asness: Menggabungkan Kekuatan Faktor untuk Kinerja Superior

TradingView Chart - VISI