Update: Senin, 6 Juli 2026

RIGS

PT. Rig Tenders Indonesia Tbk.

Rp 675
+0.75%
Volume
560 lot
MA 5
683
MA 20
676
RSI
47.62
High
685
Low
655
Nilai
65/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.57%
Support (10d)
650
Resistance (10d)
695
Volume Trend (10d)
-53.2%
Score
65
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-0.74 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (47.6)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 32 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham RIGS saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 47.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.57%. Area support terdekat berada di sekitar Rp650, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp695.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 689 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 743 - 776 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 628 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Stock Split: Alasan dan Dampak Harga

Pernahkah Anda melihat harga saham sebuah perusahaan terkenal tiba-tiba turun drastis dalam semalam, tetapi tidak ada berita buruk apa pun? Atau Anda mendengar istilah stock split tetapi bingung apa maksudnya? Jangan khawatir, fenomena ini justru sering kali merupakan kabar baik bagi para pemegang saham. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang stock split, mulai dari pengertian, alasan perusahaan melakukannya, bagaimana dampaknya terhadap harga saham, hingga strategi yang tepat bagi investor. Apa Itu Stock Split? Stock split adalah aksi korporasi di mana perusahaan memecah nilai nominal saham yang beredar menjadi beberapa lembar saham baru dengan nilai nominal yang lebih kecil. Jumlah saham yang Anda miliki akan bertambah, sementara harga per lembar saham akan turun secara proporsional. Yang terpenting, total nilai investasi Anda tidak berubah. Sebagai analogi...

Artikel menarik lainnya:

  1. NPL (Non Performing Loan): Mengukur Risiko Kredit Macet Sebelum Membeli Saham Bank
  2. Rasio Biaya Sewa terhadap EBITDA: Mengungkap Beban Tersembunyi yang Sering Diabaikan Investor
  3. Psikologi Ketika Portofolio Turun 30%: Di Titik Terdalam, Karakter Anda Diuji
  4. Reward to Risk Ratio: Mengapa Minimal 1:2 Adalah Kunci Profit Jangka Panjang
  5. Rasio Effective Tax Rate: Deteksi Manipulasi Laba dan Keunggulan Pajak Tersembunyi
  6. Black Swan: Pola Harmonic Bullish yang Langka dan Eksotis
  7. Detrended Price Oscillator (DPO): Menghilangkan Tren untuk Melihat Siklus Tersembunyi
  8. Discounted Cash Flow (DCF): Senjata Utama Value Investor
  9. Alternate AB=CD: Ketika AB Tidak Lagi Sama dengan CD
  10. Iceberg Pattern – Membaca Jejak Tersembunyi Pemain Besar

TradingView Chart - RIGS