Update: Selasa, 18 Agustus 2026

MDIA

PT. Intermedia Capital Tbk.

Rp 280
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
273
MA 20
196
RSI
89.01
High
-
Low
-
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
6.61%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
296
Volume Trend (10d)
-52.8%
Score
40
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
283.56 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (89.0) - Potential correction
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.182 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Saham Gocap: Mental Block di Balik Harga Rp50 yang Menggoda

Di bursa saham Indonesia, ada fenomena unik yang tidak ditemui di banyak bursa lain: saham gocap. Gocap, kependekan dari "golongan caps" atau harga Rp50, merujuk pada saham-saham yang diperdagangkan di kisaran harga Rp50 hingga Rp100 per saham. Bagi investor pemula, saham gocap terlihat sangat menggoda. "Dengan uang Rp500.000, saya bisa beli 10.000 saham!" rasanya lebih memuaskan daripada membeli satu lot saham bank besar seharga Rp5 juta. Ada kepuasan psikologis tersendiri dari memiliki banyak unit saham, meskipun nilai totalnya sama. Namun di balik godaan itu, tersembunyi mental block yang justru bisa merusak pola pikir investasi jangka panjang. Saham gocap seringkali menjadi jebakan bagi investor pemula yang belum memahami bahwa dalam investasi, harga per saham tidak ada artinya tanpa melihat fundamental dan valuasi. Hanya Angka: Memahami Bahwa...

Artikel menarik lainnya:

  1. Shooting Star (Bearish): Bintang Jatuh yang Menandakan Akhir Tren Naik
  2. Island Gap: Ketika Harga Terdampar Sendirian Sebelum Berbalik Arah
  3. Hamada Equation: Menyempurnakan Beta dengan Efek Leverage Keuangan
  4. Saham Individual vs ETF: Mana yang Lebih Efisien dari Sisi Biaya dan Risiko?
  5. Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga
  6. Rasio DER (Debt to Equity Ratio): Batas Aman dan Tanda Bahaya
  7. Conditional VaR (CVaR) atau Expected Shortfall: Mengukur Sisi Buruk dari Kerugian Ekstrem
  8. Current Ratio: Ukur Likuiditas Perusahaan
  9. Menilai Masa Depan Tanpa Angka Kini: Panduan Valuasi Perusahaan yang Belum Profit
  10. Apa Itu Cum Date dan Ex Date Dividen? Wajib Tahu Sebelum Bagi Hasil

TradingView Chart - MDIA