Update: Jumat, 5 Juni 2026

MPRO

PT. Maha Properti Indonesia Tbk.

Rp 8.450
+2.11%
Volume
63 lot
MA 5
8.745
MA 20
9.060
RSI
15.56
High
9.925
Low
8.100
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.50%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
10.775
Volume Trend (10d)
+4,633.3%
Score
45
Win Rate (30d)
6.67 %
P/L (30d)
-9.63 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (15.6) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MPRO saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 15.6, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.50%. Area support terdekat berada di sekitar Rp0, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp10.775.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 0, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Conditional VaR (CVaR) atau Expected Shortfall: Mengukur Sisi Buruk dari Kerugian Ekstrem

Dalam artikel sebelumnya tentang Value at Risk (VaR), kita telah mempelajari bagaimana mengukur batas kerugian maksimal pada tingkat kepercayaan tertentu, misalnya: "Dengan kepercayaan 95%, kerugian saya tidak akan melebihi Rp25 juta dalam satu hari." Namun, VaR memiliki kelemahan mendasar: ia tidak memberi tahu apa yang terjadi di luar batas tersebut. Berapakah kerugian rata-rata pada 5% hari terburuk? Apakah Rp30 juta, Rp50 juta, atau bahkan Rp200 juta? Di sinilah Conditional VaR (CVaR), juga dikenal sebagai Expected Shortfall (ES) , berperan. Artikel ini akan membahas bagaimana CVaR memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang risiko ekstrem dalam portofolio saham Anda. Apa Itu Conditional VaR (CVaR)? Conditional VaR atau Expected Shortfall adalah rata-rata kerugian yang terjadi dalam kondisi di mana kerugian telah melebihi batas VaR. Dengan kata lain, CVaR...

Artikel menarik lainnya:

  1. Apa Itu Laba Bersih dan Laba Operasional? Panduan untuk Pemula
  2. Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover
  3. Mental Accounting: Bahaya Memisahkan Uang Berdasarkan "Label" yang Tidak Rasional
  4. Gann Fan – Kipas Geometris yang Membaca Jiwa Pasar
  5. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem
  6. Diagonal Triangle: Segitiga Diagonal yang Menandai Puncak dan Awal Tren
  7. Q Ratio dalam Merger dan Akuisisi: Alat Strategis Menilai Target
  8. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  9. Mengukur Harga dari Masa Depan: Analisis Rasio Price to R&D Spend
  10. Valuasi Saham Properti dengan RNAV: Menggali Nilai Tersembunyi di Balik Lahan dan Proyek

TradingView Chart - MPRO