Update: Kamis, 20 Agustus 2026

MPRO

PT. Maha Properti Indonesia Tbk.

Rp 13.150
-1.13%
Volume
57 lot
MA 5
13.165
MA 20
12.409
RSI
69.51
High
13.200
Low
13.150
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.59%
Support (10d)
10.775
Resistance (10d)
14.150
Volume Trend (10d)
-56.2%
Score
55
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
32.83 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (69.5)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -7 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MPRO saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 69.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.59%. Area support terdekat berada di sekitar Rp10.775, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp14.150.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 14.150 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 15.565, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 10.775 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Jual Saham Anda, Beli Ketenangan: Pentingnya Libur dari Pasar Saham

Pasar saham tidak pernah benar-benar tidur. Mulai dari berita korporasi setelah jam tutup, laporan laba sebelum pasar buka, hingga pergerakan futures di akhir pekan. Banyak investor merasa harus selalu on — terus memantau, terus memperbarui, terus waspada. Namun ada satu strategi yang paling diremehkan namun paling terbukti menjaga kesehatan mental investor jangka panjang: mengambil libur total dari pasar saham secara berkala. Artikel ini bukan tentang hari libur bursa resmi seperti hari raya atau tahun baru. Ini tentang market holiday yang Anda ciptakan sendiri — waktu sengaja di mana Anda tidak membaca berita pasar, tidak membuka grafik, tidak mengecek portofolio, dan tidak melakukan transaksi apapun. Mengapa Investor Sulit Mengambil Libur dari Pasar? Sebelum membahas manfaatnya, kita harus memahami mengapa begitu banyak orang merasa bersalah atau cemas...

Artikel menarik lainnya:

  1. FCFF (Free Cash Flow to Firm): Mengukur Nilai Seluruh Perusahaan, Bukan Hanya Ekuitas
  2. Analisis Final: Fundamental vs Harga Pasar – Ketika Realitas Bertemu Persepsi
  3. Rising Three Methods: Konsolidasi di Tengah Kenaikan yang Menjanjikan
  4. All Weather Portfolio: Solusi Investasi Sepanjang Musim untuk Investor Pasif
  5. NPM vs GPM: Memahami Dua Rasio Profitabilitas yang Berbeda
  6. Rasio FCF to Equity (FCFE): Uang Tunai yang Benar-Benar Bisa Diterima Pemegang Saham
  7. Rasio Likuiditas Cepat (Acid Test Ratio): Detektor Kebenaran Kemampuan Bayar Utang Perusahaan
  8. Long Legged Doji: Ketika Pasar Berguncang Hebat tapi Berakhir Bimbang
  9. Pengaruh Siklus Tidur terhadap Keputusan Trading: Ketika Kantuk Menghancurkan Portofolio
  10. Bahaya Overtrading Akibat Boredom: Ketika Pasar Sepi, Trader Membuat Kesalahan Sendiri

TradingView Chart - MPRO