Update: Senin, 5 Oktober 2026

MPRO

PT. Maha Properti Indonesia Tbk.

Rp 12.000
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
12.000
MA 20
11.985
RSI
46.97
High
-
Low
-
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.25%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
12.450
Volume Trend (10d)
-44.0%
Score
40
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (47.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Menggunakan Kelly Criterion untuk Alokasi Modal di Pasar Saham

Dalam dunia investasi saham, salah satu tantangan terbesar yang dihadapi trader dan investor bukan hanya menemukan saham yang tepat, tetapi juga menentukan berapa banyak modal yang harus dialokasikan ke setiap posisi. Kesalahan umum adalah mengalokasikan terlalu banyak (risiko bangkrut) atau terlalu sedikit (pertumbuhan suboptimal). Di sinilah Kelly Criterion hadir sebagai formula matematis yang dirancang untuk memaksimalkan pertumbuhan modal jangka panjang. Apa Itu Kelly Criterion? Dikembangkan oleh John L. Kelly Jr. pada tahun 1956, awalnya formula ini digunakan untuk menganalisis kebisingan sinyal telekomunikasi. Namun, para praktisi investasi dengan cepat mengadopsinya untuk manajemen uang. Inti dari Kelly Criterion adalah menjawab pertanyaan: Berapa persentase dari modal Anda yang sebaiknya dipertaruhkan pada sebuah peluang investasi? Rumus dasarnya adalah: f = (p * b - q) / b Di mana:...

Artikel menarik lainnya:

  1. Sustainable Growth Rate (SGR): Seberapa Cepat Perusahaan Bisa Tumbuh Tanpa Utang Baru?
  2. Pola 5-0: Formasi Harmonic yang Unik dengan Dua Opsi Pembalikan
  3. Price per Subscriber: Metrik Kunci Menilai Saham Perusahaan Media Digital
  4. Membaca "Tanda Tangan" Kecurangan: Analisis Fraud Detection dari Laporan Laba Rugi
  5. Long Legged Doji: Ketika Pasar Berguncang Hebat tapi Berakhir Bimbang
  6. Strategi Anti-Martingale: Seni Membiarkan Keuntungan Bekerja untuk Anda
  7. Dividen dalam Bentuk Lembar Saham: Memahami Rasio Distribusi Saham Bonus
  8. Cutting Loss: Disiplin yang Sering Diabaikan Investor
  9. Regret Aversion: Ketika Ketakutan Akan Penyesalan Melumpuhkan Keputusan Investasi Anda
  10. Fed Model: Menilai Wajar Tidaknya Pasar Saham dengan Membandingkan Imbal Hasil

TradingView Chart - MPRO