Update: Senin, 6 Juli 2026

MGNA

PT. Magna Investama Mandiri Tbk.

Rp 91
+2.25%
Volume
26.033 lot
MA 5
88
MA 20
84
RSI
43.75
High
95
Low
85
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
7.04%
Support (10d)
76
Resistance (10d)
104
Volume Trend (10d)
+102.3%
Score
60
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-13.33 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (43.8)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -155 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MGNA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 43.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 7.04%. Area support terdekat berada di sekitar Rp76, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp104.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 93 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 100 - 105 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 85 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Tax-Loss Harvesting: Mengubah Kerugian Saham Menjadi Keuntungan Pajak

Dalam dunia saham, tidak ada investor yang kebal terhadap kerugian. Saham yang Anda beli dengan penuh keyakinan tiba-tiba anjlok karena krisis ekonomi, kesalahan manajemen emiten, atau sentimen negatif pasar. Rasanya sakit, baik secara finansial maupun emosional. Namun, tahukah Anda bahwa kerugian saham tersebut bisa menjadi senjata rahasia untuk mengurangi beban pajak Anda? Strategi ini bernama Tax-Loss Harvesting – sebuah praktik yang sudah umum digunakan oleh investor cerdas di pasar maju, namun masih jarang diketahui dan dimanfaatkan oleh investor ritel di Indonesia. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu tax-loss harvesting, bagaimana cara kerjanya dalam konteks saham yang rugi, aturan pajak yang berlaku di Indonesia, serta langkah-langkah praktis menerapkannya tanpa melanggar regulasi. Apa Itu Tax-Loss Harvesting? Tax-Loss Harvesting adalah strategi menjual aset (dalam hal ini...

Artikel menarik lainnya:

  1. Stop Bolak-Balik Buka Aplikasi Saham: Cara Mengatur Notifikasi Harga yang Efektif
  2. Ketika Keajaiban Menjadi Bencana: Memahami Rasio Extraordinary Items terhadap Laba
  3. Efek Ilusi Kontrol: Ketika Anda Berpikir Grafik Dapat Mengendalikan Pasar
  4. Kicking Pattern: Tendangan Keras yang Mengubah Arah Pasar
  5. Coppock Curve: Sinyal Beli Legendaris untuk Menangkap Bottom Pasar
  6. Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga
  7. Falling Broadening Wedge: Pola Ekspansi yang Menjadi Kontraksi
  8. Gann Emblem: Simbol Harmoni Harga dan Waktu
  9. Abandoned Baby: Bayi yang Terlantar dan Pembalikan Harga Paling Ekstrem
  10. Cash Conversion Cycle (CCC): Mengukur Efisiensi Arus Kas dari Hulu ke Hilir

TradingView Chart - MGNA