Update: Jumat, 5 Juni 2026

IPTV

PT. MNC Vision Networks Tbk.

Rp 32
0.00%
Volume
53.995 lot
MA 5
33
MA 20
39
RSI
17.65
High
32
Low
31
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.16%
Support (10d)
31
Resistance (10d)
40
Volume Trend (10d)
-4.2%
Score
60
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-28.89 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (17.7) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 17.741 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham IPTV saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 17.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.16%. Area support terdekat berada di sekitar Rp31, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp40.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 33 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 35 - 37 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 30 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Glosarium Istilah Saham Wajib Hafal untuk Pemula

Dunia saham punya banyak istilah asing yang bikin pemula pusing. Seperti belajar bahasa baru, Anda perlu mengenal kosakata dasarnya dulu sebelum bisa lancar. Artikel ini akan menyajikan istilah-istilah saham yang paling sering muncul dan wajib Anda hafal, diurutkan dari yang paling dasar hingga yang lebih teknis. Simpan artikel ini sebagai referensi Anda. A - D (Istilah Dasar) A Averaging Down Strategi membeli saham yang sama di harga lebih rendah dari harga beli pertama, untuk menurunkan rata-rata harga beli. Contoh: Beli pertama di Rp1.000, beli lagi di Rp800 → harga rata-rata jadi Rp900. All Time High (ATH) Harga tertinggi yang pernah dicapai suatu saham sepanjang sejarah. Analisis Fundamental Metode menilai saham berdasarkan kesehatan keuangan perusahaan (laba, utang, aset, prospek bisnis). Analisis Teknikal Metode menilai saham berdasarkan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah
  2. Plowback Ratio: Berapa Banyak Laba yang Ditanam Kembali oleh Perusahaan?
  3. Altman Z-Score: Senjata Analisis untuk Memprediksi Potensi Kebangkrutan Perusahaan
  4. Analisis Kapitalisasi Pasar vs Total Aset: Mengungkap Diskon atau Premium yang Tidak Terlihat
  5. Combined Ratio: Tolok Ukur Sejati Profitabilitas Asuransi Umum
  6. Island Gap: Ketika Harga Terdampar Sendirian Sebelum Berbalik Arah
  7. Trompo: Si Gasing Meksiko yang Jarang Dikenal, Sinyal Kebingungan Paling Otentik
  8. Ribuan Skenario Masa Depan: Analisis Monte Carlo untuk Proyeksi Laba dalam Investasi Saham
  9. Bom Waktu di Laporan Keuangan: Analisis Warrant dan Dampak Dilusi pada Kepemilikan Saham
  10. Strategi Anti-Martingale: Seni Membiarkan Keuntungan Bekerja untuk Anda

TradingView Chart - IPTV