Update: Kamis, 15 Oktober 2026

IPTV

PT. MNC Vision Networks Tbk.

Rp 22
0.00%
Volume
105.427 lot
MA 5
23
MA 20
25
RSI
42.86
High
23
Low
21
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.44%
Support (10d)
21
Resistance (10d)
28
Volume Trend (10d)
-60.5%
Score
40
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-26.67 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (42.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 250 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham IPTV saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 42.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.44%. Area support terdekat berada di sekitar Rp21, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp28.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 21, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

The 2B Pattern: Pola False Breakout Reversal dari Joe Ross

Dalam analisis teknikal, salah satu momen paling menegangkan adalah ketika harga menembus level support atau resistance yang penting. Apakah ini awal dari tren baru, atau hanya jebakan (false breakout)? Joe Ross, trader legendaris yang juga mengembangkan The 1-2-3 Pattern, memiliki jawabannya: The 2B Pattern. Pola 2B adalah salah satu kontribusi paling berharga dari Joe Ross. Nama "2B" berasal dari "2nd Breakout" atau "Breakout Failure"—menggambarkan situasi di mana harga mencoba menembus level tertinggi atau terendah sebelumnya (breakout) tetapi gagal bertahan, kemudian berbalik arah dengan cepat. Bagi trader yang ingin menghindari jebakan breakout dan justru memanfaatkannya untuk entry di awal pembalikan, The 2B Pattern adalah alat yang sangat efektif. Karakteristik The 2B Pattern The 2B Pattern adalah pola reversal yang terjadi ketika harga sejenak menembus level...

Artikel menarik lainnya:

  1. Strategi Barbell: Keseimbangan Ekstrem untuk Hasil Optimal
  2. Analisis Precedent Transaction: Menilai Saham dari Harga Akuisisi Perusahaan Sejenis
  3. Take Rate: Kunci Monetisasi yang Menentukan Valuasi Saham Digital
  4. Separating Lines: Garis Pemisah yang Justru Menegaskan Tren
  5. Analisis EBITDA: Senjata Ampuh yang Juga Bisa Menyesatkan
  6. Stacked Imbalance: Membaca Sinyal Ketidakseimbangan Order
  7. Triple Top: Tiga Puncak yang Menandai Berakhirnya Tren Naik
  8. Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah
  9. Memahami Dunia Saham: Panduan Pengertian dan Cara Kerja untuk Pemula
  10. All Weather Portfolio: Solusi Investasi Sepanjang Musim untuk Investor Pasif

TradingView Chart - IPTV