Update: Jumat, 22 Mei 2026

MKTR

PT. Menthobi Karyatama Raya Tbk.

Rp 125
0.00%
Volume
2.931 lot
MA 5
127
MA 20
129
RSI
45.83
High
129
Low
120

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.48%
Support (10d)
120
Resistance (10d)
135
Volume Trend (10d)
-7.9%
Score
10
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-4.58 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (45.8)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -353 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MKTR saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 45.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.48%. Area support terdekat berada di sekitar Rp120, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp135.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 114 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio LTV/CAC: Ukuran Paling Jujur Kesehatan Saham Digital

Dalam dunia saham, sektor perusahaan digital (SaaS, e-commerce, fintech, marketplace) menawarkan peluang keuntungan yang luar biasa. Namun, di balik pertumbuhan pendapatan yang mengesankan dan jumlah pengguna yang meledak, banyak investor lupa menanyakan satu pertanyaan fundamental: “Apakah model bisnis ini benar-benar menghasilkan uang untuk setiap pelanggan, atau justru membakar uang setiap kali mendapatkan pelanggan baru?” Jawabannya terletak pada rasio LTV (Lifetime Value) terhadap CAC (Customer Acquisition Cost). Ini adalah metrik paling jujur yang membedakan antara perusahaan digital yang sehat dan perusahaan yang lambat laun akan tumbang. Artikel ini akan membahas secara tuntas apa itu rasio LTV/CAC, mengapa ia menjadi tolok ukur utama bagi investor cerdas, bagaimana membaca angkanya, serta cara menggunakannya untuk memilih saham digital berkualitas. Apa Itu LTV dan CAC? Pengingat Singkat Sebelum membahas rasionya,...

Artikel menarik lainnya:

  1. Morning Star: Bintang Fajar yang Menerangi Pembalikan Bullish
  2. Manajemen Waktu Trader Paruh Waktu vs Full Time: Dua Dunia, Dua Strategi Berbeda
  3. P/NAV: Kunci Menilai Reksadana Properti Sebelum Investasi
  4. Valuasi Saham Perbankan dengan PBV dan ROE: Dua Sisi Mata Uang yang Tak Terpisahkan
  5. Dark Cloud Cover: Pola Awan Gelap yang Menandakan Pembalikan Bearish
  6. Fibonacci Retracement – Level-Level Ajaib untuk Pullback dan Reversal
  7. Pengertian Pendapatan vs Laba: Jangan Tertukar!
  8. Investment Yield Asuransi: Senjata Rahasia di Balik Laba Emiten
  9. Saham Bonus untuk Bos, Risiko untuk Investor?: Memahami Rasio Pembayaran Berbasis Saham
  10. Risk of Ruin dalam Trading Saham: Ketika Kebangkrutan Bukan Lagi Mitos

TradingView Chart - MKTR