Update: Jumat, 10 Juli 2026

KOCI

PT. Kokoh Exa Nusantara Tbk.

Rp 100
+2.04%
Volume
223.766 lot
MA 5
99
MA 20
95
RSI
65.00
High
104
Low
98
Nilai
100/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
3.50%
Support (10d)
91
Resistance (10d)
108
Volume Trend (10d)
-61.1%
Score
100
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
2.04 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (65.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 7.010 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KOCI saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 65.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.50%. Area support terdekat berada di sekitar Rp91, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp108.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 100 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 115 - 125 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 95 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Price to Sales (P/S): Penyelamat Saat Perusahaan Rugi

Apa yang terjadi ketika sebuah perusahaan sedang merugi? PER (Price to Earnings Ratio) menjadi tidak terdefinisi atau negatif. EV/EBITDA pun bisa ikut negatif jika EBITDA-nya juga merah. Lalu bagaimana cara menilai apakah saham perusahaan yang sedang rugi itu masih layak diperhatikan atau sudah sebaiknya dihindari? Di sinilah Price to Sales (P/S) hadir sebagai solusi. Apa Itu Price to Sales (P/S)? Price to Sales (P/S) adalah rasio yang membandingkan harga saham dengan pendapatan (penjualan) perusahaan. Sederhananya, P/S menjawab pertanyaan: "Berapa rupiah investor bersedia membayar untuk setiap satu rupiah pendapatan perusahaan?" Rumus P/S: P/S = Harga Saham / Pendapatan per Saham Atau secara total: P/S = Kapitalisasi Pasar / Total Pendapatan (Penjualan) Contoh Sederhana: Perusahaan A (sedang untung): Harga saham = Rp2.000 Pendapatan per saham = Rp500...

Artikel menarik lainnya:

  1. Stalled Pattern: Pola Tiga Candlestick Peringatan Dini Harga Akan Terjun Bebas
  2. Analisis Tobin's Q: Apakah Pasar Sedang Overvalued?
  3. High Node dan Low Node: Membaca Peta Kepadatan Volume untuk Menangkap Pergerakan Harga
  4. PER Forward vs Trailing: Mana yang Lebih Akurat Menilai Saham?
  5. Standar Emas Investasi: Memahami Model Portofolio 60/40 (Saham vs Pendapatan Tetap)
  6. Dividend Yield Tinggi: Jebakan atau Peluang?
  7. CAC vs LTV: Rasio Paling Jujur untuk Menilai Saham Teknologi
  8. Rasio Market Value Added (MVA): Ukuran Kekayaan yang Diciptakan untuk Pemegang Saham
  9. Pengaruh Siklus Tidur terhadap Keputusan Trading: Ketika Kantuk Menghancurkan Portofolio
  10. Cash Conversion Cycle (CCC): Mengukur Efisiensi Arus Kas dari Hulu ke Hilir

TradingView Chart - KOCI