Update: Jumat, 22 Mei 2026

UNSP

PT. Bakrie Sumatera Plantations Tbk.

Rp 248
+9.73%
Volume
25.090 lot
MA 5
258
MA 20
345
RSI
16.33
High
248
Low
204

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
4.63%
Support (10d)
204
Resistance (10d)
372
Volume Trend (10d)
+90.7%
Score
60
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-28.74 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (16.3) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 3.685 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham UNSP saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 16.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.63%. Area support terdekat berada di sekitar Rp204, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp372.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 253 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 273 - 285 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 231 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Dividen dalam Bentuk Lembar Saham: Memahami Rasio Distribusi Saham Bonus

Seorang investor menerima pengumuman dari emiten yang sahamnya ia pegang: "Rapat Umum Pemegang Saham menyetujui distribusi saham bonus dengan rasio 1:5." Artinya, untuk setiap 5 saham yang dimiliki, ia akan mendapat 1 saham bonus gratis. Tanpa mengeluarkan uang sepeser pun, jumlah lembar saham di portofolionya bertambah. Ia pun bersorak gembira. Namun setelah saham bonus didistribusikan, harga saham turun proporsional. Nilai total portofolionya tetap sama. Ia kecewa. "Lalu apa gunanya saham bonus?" pikirnya. Pertanyaan itu wajar. Saham bonus sering disalahpahami sebagai "hadiah cuma-cuma" padahal secara ekonomi tidak mengubah nilai kepemilikan. Namun saham bonus memiliki fungsi dan implikasi penting bagi investor, terutama dalam hal likuiditas, psikologi pasar, dan sinyal manajemen. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang rasio distribusi saham bonus, bagaimana menghitungnya, implikasi terhadap harga saham...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis EBITDA: Senjata Ampuh yang Juga Bisa Menyesatkan
  2. Separating Lines: Garis Pemisah yang Justru Menegaskan Tren
  3. Hook Reversal: Pola Sederhana yang Bisa Selamatkan Anda dari Jeratan Tren
  4. Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal
  5. Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu
  6. Mengubah Pola Pikir "Saya Harus Benar" menjadi "Saya Harus Untung": Revolusi Mental dalam Trading
  7. Analisis Final: Fundamental vs Harga Pasar – Ketika Realitas Bertemu Persepsi
  8. Rasio Price to Sales (P/S): Penyelamat Saat Perusahaan Rugi
  9. Diagonal Triangle: Segitiga Diagonal yang Menandai Puncak dan Awal Tren
  10. Manajemen Waktu Trader Paruh Waktu vs Full Time: Dua Dunia, Dua Strategi Berbeda

TradingView Chart - UNSP