Update: Jumat, 22 Mei 2026

MSKY

PT. MNC Sky Vision Tbk.

Rp 60
-4.76%
Volume
255.559 lot
MA 5
69
MA 20
81
RSI
9.09
High
63
Low
54

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.27%
Support (10d)
54
Resistance (10d)
85
Volume Trend (10d)
-54.3%
Score
55
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-25.93 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (9.1) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.945 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MSKY saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 9.1, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.27%. Area support terdekat berada di sekitar Rp54, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp85.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 85 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 94, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 54 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

High Node dan Low Node: Membaca Peta Kepadatan Volume untuk Menangkap Pergerakan Harga

Dalam analisis teknikal tradisional, volume hanya ditampilkan sebagai batang vertikal di bagian bawah chart. Anda bisa melihat berapa banyak saham yang diperdagangkan dalam suatu periode, tetapi Anda tidak tahu di level harga mana transaksi tersebut paling banyak terjadi. Volume Profile mengubah semua itu. Ia memecah volume berdasarkan level harga, menciptakan semacam "peta kepadatan" yang menunjukkan area-area dengan aktivitas perdagangan tertinggi dan terendah. Dalam peta tersebut, ada dua konsep kunci yang wajib Anda pahami: High Volume Node (HVN) dan Low Volume Node (LVN). High node adalah area di mana volume sangat terkonsentrasi—seperti kota padat penduduk. Low node adalah area di mana volume sangat sedikit—seperti padang pasir yang sepi. Memahami kedua node ini akan mengubah cara Anda melihat support, resistance, breakout, dan target harga. Anda tidak...

Artikel menarik lainnya:

  1. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar
  2. Falling Broadening Wedge: Pola Ekspansi yang Menjadi Kontraksi
  3. Volume Profile – Membaca Peta Volume di Setiap Level Harga
  4. Nilai yang Sesungguhnya: Menguak Arti Tangible Book Value per Share dalam Analisis Saham
  5. Membangun Jurnal Trading Harian: Senjata Rahasia Trader Profesional
  6. In-Neck Line, Pembalikan dengan Sinyal yang Perlu Konfirmasi Ekstra
  7. High Node dan Low Node: Membaca Peta Kepadatan Volume untuk Menangkap Pergerakan Harga
  8. Bahaya Blind Follow Signal Grup Telegram: Jalan Pintas Menuju Kebangkrutan
  9. Pivot Point – Lima Metode Menghitung Level Support dan Resistance Harian
  10. Momentum (MOM): Indikator Paling Sederhana untuk Mengukur Kecepatan Harga

TradingView Chart - MSKY