Update: Rabu, 10 Juni 2026

IKBI

PT. Sumi Indo Kabel Tbk.

Rp 505
+2.64%
Volume
140 lot
MA 5
492
MA 20
519
RSI
38.99
High
510
Low
494
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.81%
Support (10d)
460
Resistance (10d)
540
Volume Trend (10d)
-33.9%
Score
30
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-12.93 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (39.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -31 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham IKBI saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 39.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.81%. Area support terdekat berada di sekitar Rp460, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp540.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 437 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Membangun Portofolio dengan ETF Saham: Praktis, Murah, dan Modern

Dulu, untuk mendapatkan portofolio saham yang terdiversifikasi dengan baik, Anda perlu modal besar, riset puluhan perusahaan, dan melakukan banyak transaksi. Kini, semua itu bisa diringkas dalam satu instrumen bernama ETF (Exchange Traded Fund). ETF saham telah mengubah cara investor ritel modern berinvestasi. Dengan satu kali klik, Anda bisa memiliki ratusan hingga ribuan saham sekaligus, diperdagangkan seperti saham biasa, dan dengan biaya yang jauh lebih rendah daripada reksa dana konvensional. Apa Itu ETF Saham? ETF adalah kumpulan saham (atau aset lain) yang dibungkus menjadi satu produk dan diperdagangkan di bursa efek. Ketika Anda membeli satu unit ETF, sebenarnya Anda membeli potongan kecil dari seluruh saham yang ada di dalam keranjang ETF tersebut. Misalnya, ETF yang melacak indeks LQ45 akan berisi 45 saham terlikuid di Bursa Efek...

Artikel menarik lainnya:

  1. Valuasi Saham Perkebunan dengan Harga CPO: Mengikuti Irama Komoditas
  2. Rasio DER (Debt to Equity Ratio): Batas Aman dan Tanda Bahaya
  3. Altman Z-Score: Senjata Analisis untuk Memprediksi Potensi Kebangkrutan Perusahaan
  4. Cara Analisis Prospektus Sebelum Beli Saham IPO: Jangan Hanya Ikut-ikutan!
  5. Analisis Economic Value Added (EVA): Apakah Perusahaan Benar-benar Ciptakan Nilai?
  6. Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati
  7. Q Ratio dalam Merger dan Akuisisi: Alat Strategis Menilai Target
  8. Ketika Suku Bunga Naik, Siapa yang Paling Terluka? Analisis Sensitivitas Beban Keuangan dalam Saham
  9. The Compression Pattern: Range Menyempit Sebelum Ekspansi
  10. Saham Gocap: Mental Block di Balik Harga Rp50 yang Menggoda

TradingView Chart - IKBI