Update: Senin, 5 Oktober 2026

IKBI

PT. Sumi Indo Kabel Tbk.

Rp 590
+5.36%
Volume
5.301 lot
MA 5
560
MA 20
549
RSI
53.85
High
600
Low
565
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.69%
Support (10d)
515
Resistance (10d)
600
Volume Trend (10d)
-69.9%
Score
75
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
12.38 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (53.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.092 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham IKBI saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 53.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.69%. Area support terdekat berada di sekitar Rp515, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp600.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 590 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 679 - 738 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 561 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal MACD: Crossover, Divergence Histogram, dan Zero Line Crossing

Dalam analisis teknikal saham, ada satu indikator yang mungkin paling populer dan paling sering digunakan oleh trader di seluruh dunia setelah Moving Average, yaitu MACD (Moving Average Convergence Divergence). MACD dikembangkan oleh Gerald Appel pada akhir tahun 1970-an. Indikator ini dirancang untuk mengidentifikasi perubahan momentum, arah tren, dan kekuatan tren. MACD adalah indikator yang sangat serbaguna – ia dapat digunakan untuk menghasilkan sinyal beli/jual, mengkonfirmasi tren, dan mendeteksi potensi pembalikan harga. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang MACD, mulai dari komponen-komponennya, cara perhitungan, hingga tiga pola utama yang paling penting: Crossover, Histogram Divergence, dan Zero Line Crossing. Apa Itu MACD? MACD (Moving Average Convergence Divergence) adalah indikator momentum yang mengikuti tren (trend-following momentum indicator). Ia menunjukkan hubungan antara dua moving average dari harga...

Artikel menarik lainnya:

  1. Social Media Detox Selama Trading: Mengapa Grup WA dan Telegram Bisa Menghancurkan Akun Anda
  2. Hammer (Bullish): Pola Satu Candlestick Andalan untuk Mendeteksi Pembalikan Harga
  3. Bom Waktu di Laporan Keuangan: Analisis Warrant dan Dampak Dilusi pada Kepemilikan Saham
  4. Framing Bias: Bagaimana Cara Penyajian Informasi Mengubah Keputusan Investasi Anda
  5. Jam Trading Terbaik untuk Psikologi: Menemukan Waktu di Mana Anda Berada di Puncak Kendali
  6. Stacked Imbalance: Membaca Sinyal Ketidakseimbangan Order
  7. Memahami Pola Doji: Sinyal Netral yang Bisa Menjadi Pembalik Tren
  8. Rasio Land Bank vs Market Cap: Menemukan Developer yang Underrated
  9. P/NAV: Kunci Menilai Reksadana Properti Sebelum Investasi
  10. Sustainable Growth Rate (SGR): Seberapa Cepat Perusahaan Bisa Tumbuh Tanpa Utang Baru?

TradingView Chart - IKBI