Update: Kamis, 15 Oktober 2026

PGEO

PT. Pertamina Geothermal Energy Tbk.

Rp 980
0.00%
Volume
183.798 lot
MA 5
984
MA 20
1.006
RSI
38.89
High
985
Low
950
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.34%
Support (10d)
935
Resistance (10d)
1.015
Volume Trend (10d)
-46.8%
Score
50
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-5.31 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (38.9)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 26.667 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PGEO saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 38.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.34%. Area support terdekat berada di sekitar Rp935, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.015.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 935, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Memahami Rasio LTV (Loan to Value) untuk Analisis Perusahaan Keuangan

Dalam dunia saham, terutama ketika menganalisis emiten sektor keuangan seperti bank, perusahaan pembiayaan, atau multifinance, para investor sering kali berfokus pada rasio likuiditas dan profitabilitas. Namun, ada satu rasio yang sangat krusial namun kerap luput dari perhatian: Loan to Value (LTV). Artikel ini akan mengupas tuntas apa itu rasio LTV, bagaimana cara kerjanya, serta mengapa rasio ini menjadi salah satu indikator risiko terpenting dalam menilai kesehatan perusahaan keuangan. Apa Itu Rasio LTV? Secara sederhana, Loan to Value (LTV) adalah rasio yang membandingkan jumlah pinjaman yang diberikan dengan nilai agunan (jaminan) yang digunakan oleh debitur. Rumus dasarnya adalah: LTV = (Jumlah Pinjaman / Nilai Agunan) x 100% Contoh: Jika sebuah perusahaan pembiayaan memberikan pinjaman sebesar Rp70 juta untuk pembelian mobil seharga Rp100 juta, maka rasio LTV...

Artikel menarik lainnya:

  1. KSEI dan Perannya dalam Penyimpanan Efek: Pilar Keamanan Investasi Pasar Modal
  2. Belt Hold: Candlestik Pembukaan di Harga Tertinggi atau Terendah
  3. Discounted Cash Flow (DCF): Senjata Utama Value Investor
  4. Memahami Rasio LTV (Loan to Value) untuk Analisis Perusahaan Keuangan
  5. Reaksi Terhadap Margin Call: Antara Panik dan Keputusan Rasional
  6. Social Media Detox Selama Trading: Mengapa Grup WA dan Telegram Bisa Menghancurkan Akun Anda
  7. Lebih dari Sekadar Rasio: Analisis Mendalam P/E to Growth (PEG) Adjusted
  8. Rasio Kas terhadap Utang Lancar: Ukuran Paling Keras Kemampuan Bayar Utang dalam 24 Jam
  9. On-Neck Line, Sinyal Pembalikan yang Sering Disalahartikan
  10. Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna

TradingView Chart - PGEO