Update: Senin, 5 Oktober 2026

MDKA

PT. Merdeka Copper Gold Tbk.

Rp 2.920
+2.46%
Volume
347.365 lot
MA 5
2.878
MA 20
2.944
RSI
56.96
High
2.950
Low
2.850
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.90%
Support (10d)
2.790
Resistance (10d)
3.140
Volume Trend (10d)
+1.2%
Score
45
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-1.35 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (57.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -73.385 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MDKA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 57.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.90%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.790, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.140.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 2.790, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Status Quo Bias: Bahaya Malas Menyeimbangkan Kembali Portofolio

Seorang investor memiliki portofolio yang sudah dibangun lima tahun lalu. Awalnya, komposisinya seimbang: 40% saham pertumbuhan, 30% saham dividen, 20% obligasi, 10% cash. Lima tahun kemudian, beberapa saham pertumbuhan naik luar biasa. Kini komposisinya berubah drastis: 70% saham pertumbuhan, 15% saham dividen, 10% obligasi, 5% cash. Investor ini tahu bahwa portofolionya sudah tidak seimbang. Ia tahu bahwa terlalu banyak konsentrasi di satu sektor meningkatkan risiko. Ia tahu bahwa sudah waktunya rebalancing—menjual sebagian saham yang sudah naik terlalu tinggi dan membeli aset yang tertinggal. Tapi ia tidak melakukan apa-apa. "Ah, nanti saja," pikirnya. "Saya sudah nyaman dengan portofolio ini. Lagi pula saham-saham ini masih bagus." Ia membiarkan portofolionya terus berjalan tanpa penyesuaian. Hingga suatu hari, sektor pertumbuhan yang sedang hype itu koreksi tajam. Portofolionya jatuh lebih...

Artikel menarik lainnya:

  1. Memahami Pola Tweezer Bottom: Sinyal Pembalikan Harga dari Dua Candlestick
  2. White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal
  3. Bid, Offer, Last, Volume: Istilah Wajib yang Harus Dikuasai Trader Pemula
  4. Three White Soldiers: Tiga Serdawan Putih Penanda Kekuatan Bullish
  5. Morning Star: Bintang Fajar yang Menerangi Pembalikan Bullish
  6. Double Bottom: Sinyal Pembalikan Bullish yang Wajib Diketahui Trader
  7. Perbedaan Trading Saham Reguler vs Cash Market: Panduan Lengkap untuk Pemula
  8. Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar
  9. Fear of Missing Out Saat IPO Meledak: Ketika Ketakutan Ketinggalan Kereta Menghancurkan Portofolio
  10. Kepercayaan Buta pada Guru Saham: Bahaya Mengikuti Tanpa Filter

TradingView Chart - MDKA