Update: Jumat, 14 Agustus 2026

PLAS

PT. Polaris Investama Tbk

Rp 50
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
50
MA 20
50
RSI
100.00
High
-
Low
-
Nilai
5/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Detrended Price Oscillator (DPO): Menghilangkan Tren untuk Melihat Siklus Tersembunyi

Dalam analisis teknikal, sebagian besar indikator berusaha mengikuti tren — mengidentifikasi arah, kekuatan, dan momentum pergerakan harga. Namun, ada satu indikator yang melakukan kebalikannya: Detrended Price Oscillator (DPO). Indikator ini justru menghilangkan tren dari harga sehingga Anda dapat melihat siklus dan osilasi yang tersembunyi di balik tren utama. Dikembangkan oleh analis teknikal terkenal, Walter Bressert, DPO membantu trader mengidentifikasi siklus pasar (cycle) dengan menghilangkan komponen tren jangka panjang. Bagi trader yang percaya bahwa pasar bergerak dalam siklus yang berulang, DPO adalah alat yang sangat berharga. Karakteristik Detrended Price Oscillator (DPO) DPO adalah indikator osilator yang menghitung selisih antara harga dengan moving average yang telah digeser (shifted). Dengan menggeser moving average ke masa lalu, DPO menghilangkan tren jangka panjang dan menyisakan komponen siklus. Ciri-ciri spesifiknya...

Artikel menarik lainnya:

  1. VSA (Volume Spread Analysis) – Membaca Niat Pelaku Pasar Melalui Volume dan Spread
  2. Island Gap: Ketika Harga Terdampar Sendirian Sebelum Berbalik Arah
  3. Analisis Post Trade: Seni Mengevaluasi Kesalahan Tanpa Menyesali Diri
  4. Rasio OPM (Operating Profit Margin): Membandingkan Profitabilitas Antar Industri
  5. Memahami Rasio Shiller PER (CAPE): Apakah Pasar Saham Saat Ini Terlalu Mahal?
  6. Three White Soldiers: Tiga Serdawan Putih Penanda Kekuatan Bullish
  7. Fear of Missing Out Saat IPO Meledak: Ketika Ketakutan Ketinggalan Kereta Menghancurkan Portofolio
  8. PER Forward vs Trailing: Mana yang Lebih Akurat Menilai Saham?
  9. Auto Rejection: Batasan ARA dan ARB yang Wajib Dipahami Trader
  10. Mengenal ADX: Mengukur Kekuatan Tren dengan Plus DI dan Minus DI

TradingView Chart - PLAS