Update: Senin, 12 Oktober 2026

VAST

PT. Vastland Indonesia Tbk.

Rp 102
-7.27%
Volume
81.457 lot
MA 5
107
MA 20
111
RSI
28.57
High
113
Low
101
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.65%
Support (10d)
93
Resistance (10d)
113
Volume Trend (10d)
-75.7%
Score
60
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-10.53 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (28.6) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 497 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham VAST saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 28.6, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.65%. Area support terdekat berada di sekitar Rp93, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp113.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 104 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 112 - 117 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 95 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Strategi Barbell: Keseimbangan Ekstrem untuk Hasil Optimal

Dalam dunia investasi, kita sering mendengar nasihat klasik: "Jangan terlalu agresif, jangan terlalu konservatif. Ambil posisi moderat." Namun, ada strategi yang justru menolak jalan tengah tersebut. Namanya Strategi Barbell. Terinspirasi dari bentuk barbel (angkat beban) yang memiliki dua ujung berat dan batang tipis di tengah, strategi ini mengalokasikan portofolio secara ekstrem: sebagian besar di aset super aman, sebagian kecil di aset super berisiko — dan hampir tidak ada di kelas menengah. Pendekatan ini dipopulerkan oleh penulis dan mantan trader bernama Nassim Taleb (karya terkenalnya: The Black Swan). Taleb berargumen bahwa kelas menengah (misalnya saham blue chip biasa atau obligasi korporasi menengah) justru paling berbahaya karena memberi ilusi keamanan tetapi tetap bisa hancur saat krisis. Apa Itu Strategi Barbell? Secara sederhana, strategi barbell membagi portofolio menjadi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Hubungan Market Cap dengan Risiko dan Likuiditas: Panduan Memilih Saham yang Tepat
  2. Valuasi Saham Batu Bara dengan Harga Komoditas: Ekstrem, Volatil, dan Penuh Peluang
  3. KST Indicator (Know Sure Thing): Menggabungkan Empat Momentum dalam Satu Indikator
  4. Nison's Gap Pattern: Tiga Jenis Gap Tambahan yang Jarang Dibahas
  5. Net Premium Growth: Mesin Pertumbuhan Utama Emiten Asuransi
  6. The Hook Pattern: Versi Lain dari Hook Reversal dalam Sistem Joe Ross
  7. Rounding Top (Dome): Kubah yang Menandai Perlahan Berakhirnya Tren Naik
  8. Mengenal Pola Bearish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  9. Deep Crab: Kepiting Dalam yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Langka
  10. Factor Investing: Pendekatan Sistematis untuk Mendapatkan Kelebihan Return

TradingView Chart - VAST