Update: Jumat, 10 Juli 2026

RATU

PT. Raharja Energi Cepu Tbk.

Rp 5.350
-1.38%
Volume
28.956 lot
MA 5
5.390
MA 20
4.987
RSI
58.00
High
5.550
Low
5.300
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
5.81%
Support (10d)
4.250
Resistance (10d)
5.750
Volume Trend (10d)
+35.1%
Score
75
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
26.18 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (58.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 874 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham RATU saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 58.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.81%. Area support terdekat berada di sekitar Rp4.250, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp5.750.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 5.350 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 6.153 - 6.688 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 5.083 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Core Portfolio: Kombinasi Saham Blue Chip dan Obligasi untuk Fondasi Investasi yang Kokoh

Setiap bangunan yang kokoh membutuhkan fondasi yang kuat. Begitu pula dalam investasi. Sebelum Anda bermain-main dengan saham spekulatif, kripto, atau instrumen berisiko tinggi lainnya, Anda harus memiliki core portfolio — inti portofolio yang dirancang untuk bertahan dalam badai pasar sekaligus memberikan pertumbuhan yang stabil dalam jangka panjang. Kombinasi paling klasik dan terbukti ampuh untuk core portfolio adalah saham blue chip dan obligasi. Dua kelas aset ini bekerja secara komplementer: ketika saham sedang terpuruk, obligasi cenderung memberikan ketenangan. Ketika obligasi sedang lesu, saham biasanya melesat. Apa Itu Saham Blue Chip? Saham blue chip adalah saham dari perusahaan-perusahaan besar, mapan, memiliki reputasi kuat, kinerja keuangan yang stabil, dan biasanya sudah beroperasi selama puluhan tahun. Istilah "blue chip" sendiri diambil dari permainan poker, di mana chip biru memiliki...

Artikel menarik lainnya:

  1. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  2. Glosarium Istilah Saham Wajib Hafal untuk Pemula
  3. Price to User: Senjata Rahasia Menilai Saham Teknologi yang Belum Untung
  4. Beyond the Balance Sheet: Menilai Ekuitas di Balik Aset Tak Berwujud
  5. Net Current Asset Value (NCAV): Strategi "Saham Murni" ala Benjamin Graham
  6. Stress Testing Portofolio pada Skenario Crash: Apakah Anda Siap Menghadapi Hari Terburuk?
  7. Accumulation/Distribution Line (A/D Line) – Mengukur Aliran Uang yang Sebenarnya
  8. Stick Sandwich: Pola Roti Lapis yang Menandakan Pembalikan Harga
  9. Heikin Ashi – Candlestick Termodifikasi untuk Membaca Kelanjutan Tren
  10. Current Ratio: Ukur Likuiditas Perusahaan

TradingView Chart - RATU