Update: Senin, 5 Oktober 2026

APLN

PT. Agung Podomoro Land Tbk.

Rp 107
+4.90%
Volume
177.016 lot
MA 5
106
MA 20
120
RSI
24.39
High
108
Low
103
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.20%
Support (10d)
100
Resistance (10d)
125
Volume Trend (10d)
+36.5%
Score
80
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-24.11 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (24.4) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 27.165 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham APLN saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 24.4, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.20%. Area support terdekat berada di sekitar Rp100, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp125.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 107 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 123 - 134 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 102 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Broadening Formation (Megaphone): Corong yang Menandakan Ketidakpastian Ekstrem

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar pola konsolidasi terbentuk dengan amplitudo yang semakin mengecil (menyempit) – seperti segitiga simetris, wedge, atau flag. Namun, ada satu pola yang justru sebaliknya: amplitudonya semakin melebar. Pola itu adalah Broadening Formation, yang juga dikenal sebagai Megaphone Pattern (pola corong) karena bentuknya yang menyerupai corong atau megafon yang melebar ke kanan. Broadening Formation adalah pola yang mencerminkan ketidakpastian pasar yang ekstrem, perbedaan pendapat yang tajam antara pembeli dan penjual, serta volatilitas yang meningkat. Pola ini cukup jarang muncul, tetapi ketika terbentuk, ia memberikan sinyal yang unik tentang perdebatan sengit di pasar. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Broadening Formation (Megaphone), mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, variasi pola, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Broadening Formation...

Artikel menarik lainnya:

  1. WACC: Berapa Sebenarnya Biaya Modal Perusahaan?
  2. Net Current Asset Value (NCAV): Strategi "Saham Murni" ala Benjamin Graham
  3. Social Media Detox Selama Trading: Mengapa Grup WA dan Telegram Bisa Menghancurkan Akun Anda
  4. Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan
  5. Mengenal CCI: Commodity Channel Index – Sinyal +100/-100 Crossing dan Zero Line Crossing
  6. Tristar: Pola Tiga Doji yang Menandakan Titik Balik Pasar
  7. Abandoned Baby: Bayi yang Terlantar dan Pembalikan Harga Paling Ekstrem
  8. Waktu Trading: Pre-opening, Regular, Pre-closing – Panduan Lengkap untuk Pemula
  9. Dunning-Kruger Effect: Ketika Investor Pemula Merasa Paling Pintar di Pasar Saham
  10. The 2B Pattern: Pola False Breakout Reversal dari Joe Ross

TradingView Chart - APLN