Update: Jumat, 11 September 2026

APLN

PT. Agung Podomoro Land Tbk.

Rp 127
-0.78%
Volume
186.145 lot
MA 5
131
MA 20
135
RSI
30.00
High
130
Low
126
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.41%
Support (10d)
126
Resistance (10d)
142
Volume Trend (10d)
-80.9%
Score
35
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
3.25 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (30.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.006 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham APLN saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 30.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.41%. Area support terdekat berada di sekitar Rp126, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp142.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 120 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Menghadapi Opini Keluarga yang Meragukan Saham: Antara Nasihat dan Tekanan

Anda baru saja mulai belajar saham. Atau mungkin sudah beberapa bulan aktif trading. Anda merasa senang. Ada rasa bangga setiap kali berhasil menganalisis sebuah perusahaan dan mengambil keputusan yang tepat. Lalu suatu hari, di meja makan, Anda bercerita tentang investasi saham. Wajah ibu tampak cemas. Ayah menggeleng. "Saham itu judi," kata mereka. "Banyak teman saya yang bangkrut main saham." "Lebih baik uangnya ditabung di bank saja, aman." Anda terdiam. Kecewa. Mungkin marah. Tapi ini keluarga Anda. Anda tidak bisa membantah dengan kasar. Tidak bisa mengabaikan begitu saja. Inilah dilema yang dihadapi hampir setiap investor saham pemula di Indonesia. Keluarga yang meragukan saham. Bukan karena mereka jahat atau tidak peduli. Tapi karena mereka khawatir. Dan kekhawatiran itu, jika tidak dikelola dengan baik, bisa menjadi tekanan psikologis...

Artikel menarik lainnya:

  1. Efek Overconfidence: Bahaya Tersembunyi di Balik Profit Berturut-turut
  2. Q Ratio dalam Merger dan Akuisisi: Alat Strategis Menilai Target
  3. Satellite Portfolio: Menambah Power dengan Small Cap dan Komoditas
  4. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  5. Reward to Risk Ratio: Mengapa Minimal 1:2 Adalah Kunci Profit Jangka Panjang
  6. Strategi Martingale di Saham: Bunuh Diri Finansial yang Berkedok Peluang
  7. Cara Analisis Prospektus Sebelum Beli Saham IPO: Jangan Hanya Ikut-ikutan!
  8. Rasio Burn Rate: Detak Jantung Keuangan Startup Sebelum Tumbang
  9. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  10. Analisis Impairment Asset: Ancaman Pengeruk Laba yang Sering Terlupakan Investor

TradingView Chart - APLN