Update: Jumat, 22 Mei 2026

ASII

PT. Astra International Tbk.

Rp 5.400
-3.57%
Volume
650.642 lot
MA 5
5.785
MA 20
5.969
RSI
34.15
High
5.650
Low
5.300

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.20%
Support (10d)
5.300
Resistance (10d)
6.100
Volume Trend (10d)
+22.7%
Score
25
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-12.90 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (34.2)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -78.657 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ASII saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 34.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.20%. Area support terdekat berada di sekitar Rp5.300, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp6.100.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 25 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 5.035 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

High Wave: Candlestik dengan Sumbu Panjang di Kedua Sisi

Dalam analisis teknikal saham, pola candlestick sering kali menjadi cerminan langsung dari psikologi pasar. Salah satu pola yang paling menarik dan sarat makna adalah High Wave. Pola ini sangat mirip dengan Rickshaw Man, namun memiliki perbedaan fundamental: pada High Wave, badan candlestick (real body) masih terlihat jelas, meskipun tetap pendek, sementara sumbu atas dan bawahnya memanjang secara signifikan. High Wave menggambarkan pergulatan epik antara pembeli dan penjual dalam satu periode perdagangan, tanpa menghasilkan pemenang yang jelas. Karakteristik Utama Pola High Wave Agar sebuah candlestick dapat diklasifikasikan sebagai High Wave, ia harus memenuhi kriteria berikut: Sumbu Atas dan Bawah yang Panjang: Kedua sumbu (bayangan) memiliki panjang yang jauh melebihi panjang badan candlestick. Semakin panjang sumbu relatif terhadap badan, semakin kuat sinyalnya. Badan Candlestick Pendek: Berbeda...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Jenis-Jenis Saham: Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen
  2. Rainbow Moving Average: Membaca Kekuatan Tren dengan Lapisan Ganda
  3. Analisis Minority Interest: Jangan Keliru Menilai Kepemilikan Laba dalam Laporan Keuangan
  4. Rasio Buyback Yield: Saat Perusahaan Menjadi Pembeli Saham Paling Setia
  5. Island Gap: Ketika Harga Terdampar Sendirian Sebelum Berbalik Arah
  6. Rasio Biaya Medis: Barometer Kesehatan Underwriting Asuransi Kesehatan
  7. Strategi Martingale di Saham: Bunuh Diri Finansial yang Berkedok Peluang
  8. The Kickback Pattern: Momentum Terhenti Sebentar Lalu Melanjutkan Tren
  9. Production Cost per Ton: Metrik Paling Jujur dari Saham Tambang
  10. Metode Equal Weight: Strategi Sederhana untuk Pemula dalam Alokasi Saham

TradingView Chart - ASII