Update: Jumat, 11 September 2026

ASII

PT. Astra International Tbk.

Rp 4.910
+0.82%
Volume
421.094 lot
MA 5
4.894
MA 20
4.841
RSI
58.44
High
4.910
Low
4.810
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.14%
Support (10d)
4.770
Resistance (10d)
5.050
Volume Trend (10d)
+18.4%
Score
75
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
-0.81 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (58.4)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -32.272 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ASII saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 58.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.14%. Area support terdekat berada di sekitar Rp4.770, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp5.050.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 4.910 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 5.647 - 6.138 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 4.665 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengukur Harga dari Masa Depan: Analisis Rasio Price to R&D Spend

Di era ekonomi berbasis pengetahuan, tidak semua investasi perusahaan tercermin dalam laba hari ini. Perusahaan farmasi menghabiskan miliaran dolar untuk riset obat baru yang mungkin baru menghasilkan pendapatan 5-10 tahun mendatang. Perusahaan teknologi membangun pusat riset kecerdasan buatan yang hasilnya baru akan terlihat satu dekade kemudian. Perusahaan semikonduktor mendesain chip generasi berikutnya yang akan menjadi tulang punggung industri di masa depan. Pengeluaran Riset dan Pengembangan (R&D - Research & Development) adalah investasi untuk masa depan yang dalam laporan keuangan diperlakukan sebagai beban saat ini—bukan sebagai aset. Akibatnya, perusahaan dengan R&D besar seringkali melaporkan laba yang lebih rendah dari kemampuan sebenarnya, sehingga rasio-rasio seperti PER menjadi menyesatkan. Di sinilah rasio Price to R&D Spend (P/R&D) berperan. Rasio ini mengukur berapa banyak pasar bersedia membayar untuk setiap...

Artikel menarik lainnya:

  1. Valuasi Saham Perkebunan dengan Harga CPO: Mengikuti Irama Komoditas
  2. Altman Z-Score: Senjata Analisis untuk Memprediksi Potensi Kebangkrutan Perusahaan
  3. Fear of Missing Out Saat IPO Meledak: Ketika Ketakutan Ketinggalan Kereta Menghancurkan Portofolio
  4. Tristar: Pola Tiga Doji yang Menandakan Titik Balik Pasar
  5. Net Premium Growth: Mesin Pertumbuhan Utama Emiten Asuransi
  6. Dua Wajah Riset: Membandingkan Kapitalisasi vs Beban Langsung R&D dalam Analisis Saham
  7. Reward to Risk Ratio: Mengapa Minimal 1:2 Adalah Kunci Profit Jangka Panjang
  8. Hamada Equation: Menyempurnakan Beta dengan Efek Leverage Keuangan
  9. Breakaway, Sinyal Pembalikan dengan Gap yang Kuat
  10. Apa Itu SID (Single Investor Identification)? Kunci untuk Memulai Investasi Saham

TradingView Chart - ASII