Update: Senin, 5 Oktober 2026

RIMO

PT. Rimo International Lestari Tbk

Rp 50
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
50
MA 20
50
RSI
100.00
High
-
Low
-
Nilai
5/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Price per Subscriber: Metrik Kunci Menilai Saham Perusahaan Media Digital

Dalam beberapa tahun terakhir, model bisnis media telah bergeser drastis. Iklan digital yang dulunya menjadi tulang punggung pendapatan kini tergerus oleh dominasi Google dan Meta. Kini, investor lebih menyukai perusahaan media yang memiliki pendapatan berulang (recurring revenue) dari pelanggan setia. Di sinilah metrik Price per Subscriber (PPS) menjadi sangat penting. Apa Itu Price per Subscriber? Price per Subscriber adalah rasio valuasi yang menghitung berapa nilai pasar yang bersedia dibayar investor untuk setiap satu pelanggan berbayar (subscriber) perusahaan media. Rumus dasarnya sederhana: PPS = (Kapitalisasi Pasar + Utang Bersih) / Total Jumlah Subscriber Berbayar Metrik ini sering digunakan untuk membandingkan perusahaan media sejenis, seperti The New York Times (NYT), Netflix (meskipun lebih ke hiburan), atau Spotify. Mengapa PPS Relevan untuk Saham Media? Media cetak tradisional dinilai...

Artikel menarik lainnya:

  1. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss
  2. Pendanaan Tersembunyi di Balik Hubungan Dagang: Analisis Vendor Financing dalam Dunia Saham
  3. Mengenal Bollinger Bands: Squeeze, Walking the Band, dan Double Bottom di Lower Band
  4. Permanent Portfolio: Filosofi Investasi Seumur Hidup ala Harry Browne
  5. Volume Profile – Membaca Peta Volume di Setiap Level Harga
  6. Over-trading karena Nafsu Balas Dendam: Saat Emosi Menghancurkan Akun Trading
  7. Gann Emblem: Simbol Harmoni Harga dan Waktu
  8. Rasio Persistensi Polis: Indikator Kunci Sehat Tidaknya Lini Bisnis Asuransi bagi Investor
  9. Pengertian Pendapatan vs Laba: Jangan Tertukar!
  10. Market Risk Premium: Harga yang Harus Dibayar untuk Keberanian Memegang Saham

TradingView Chart - RIMO