Update: Jumat, 14 Agustus 2026

BULL

PT. Buana Lintas Lautan Tbk.

Rp 430
+1.42%
Volume
1.421.297 lot
MA 5
429
MA 20
426
RSI
52.89
High
436
Low
420
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
4.02%
Support (10d)
410
Resistance (10d)
482
Volume Trend (10d)
+7.2%
Score
70
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
30.30 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (52.9)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -124.830 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BULL saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 52.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.02%. Area support terdekat berada di sekitar Rp410, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp482.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 439 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 473 - 495 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 400 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio EV terhadap Unit Terjual (EV/Unit): Pendekatan Unik Menilai Saham Berbasis Fisik

Di antara sekian banyak rasio keuangan, kebanyakan investor hanya mengenal PER, PBV, atau EV/Sales. Namun, ada rasio yang lebih "membumi" dan sangat kuat untuk menilai perusahaan di sektor-sektor tertentu: Rasio Enterprise Value terhadap Unit Terjual (EV/Unit). Rasio ini mengabaikan fluktuasi harga bahan baku, perubahan akuntansi, dan bahkan laba akuntansi—fokus pada satu hal: berapa nilai perusahaan per unit produk yang dijual atau diproduksi. Artikel ini akan membahas apa itu EV/Unit, di mana rasio ini paling berguna, bagaimana menginterpretasikannya, serta kasus-kasus di mana rasio ini bisa menjadi pembeda antara saham murah dan mahal. 1. Apa Itu Rasio EV/Unit? Rasio EV/Unit adalah perbandingan antara Enterprise Value (EV) perusahaan dengan jumlah unit yang dijual atau diproduksi dalam satu periode. Rumus: EV/Unit = Enterprise Value ÷ Jumlah Unit Terjual (dalam...

Artikel menarik lainnya:

  1. Peran Accountability Partner dalam Saham: Mengapa Berinvestasi Sendirian Bisa Berbahaya
  2. Memisahkan Gandum dari Sekam: Analisis Non-Recurring Items dalam Laporan Laba Rugi
  3. Rasio DER (Debt to Equity Ratio): Batas Aman dan Tanda Bahaya
  4. Discounted Cash Flow (DCF): Senjata Utama Value Investor
  5. Smart Beta: Jembatan antara Index Pasif dan Faktor Aktif
  6. Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan
  7. Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover
  8. Membangun Rencana Trading: Senjata Utama Melawan Emosi dan Kekacauan
  9. Rekening Dana Efek vs Rekening Saham: Jangan Sampai Tertukar!
  10. Ladder Top: Pola Bearish Lima Candlestick yang Jarang Tapi Mematikan

TradingView Chart - BULL