Update: Jumat, 22 Mei 2026

BULL

PT. Buana Lintas Lautan Tbk.

Rp 414
+13.11%
Volume
2.498.527 lot
MA 5
406
MA 20
484
RSI
29.63
High
414
Low
344

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
4.04%
Support (10d)
344
Resistance (10d)
525
Volume Trend (10d)
-28.7%
Score
80
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
-2.82 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (29.6) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 101.071 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BULL saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 29.6, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.04%. Area support terdekat berada di sekitar Rp344, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp525.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 414 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 476 - 518 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 393 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan

Dalam analisis teknikal candlestick, kebanyakan trader lebih fokus mencari sinyal pembalikan (reversal). Mereka ingin tahu kapan harga akan berbalik arah. Namun, ada kalanya justru sinyal kelanjutan (continuation) yang lebih berharga, karena memungkinkan trader ikut mengendarai tren yang sudah berjalan. Salah satu pola kelanjutan bearish yang paling menarik namun jarang dibahas adalah Downside Gap Three Methods. Pola multi candlestick ini adalah "saudara" dari Upside Gap Two Crows, tapi dengan cerita yang berbeda. Mari kita bedah. Apa Itu Downside Gap Three Methods? Downside Gap Three Methods adalah pola kelanjutan bearish (bearish continuation) yang terdiri dari empat candlestick dan muncul setelah downtrend yang sudah berlangsung. Namanya cukup deskriptif: Downside: mengarah ke bawah (bearish) Gap: ada celah harga Three Methods: tiga metode/candlestick tambahan setelah gap Pola ini menceritakan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume
  2. Bat: Kelelawar yang Membawa Sinyal Pembalikan Presisi
  3. Trompo: Si Gasing Meksiko yang Jarang Dikenal, Sinyal Kebingungan Paling Otentik
  4. Menggunakan Kelly Criterion untuk Alokasi Modal di Pasar Saham
  5. Three Black Crows: Tiga Gagak Hitam Penanda Kekuatan Bearish
  6. ARPU: Mata Uang Baru dalam Valuasi Saham Perusahaan Digital
  7. Separating Lines: Garis Pemisah yang Justru Menegaskan Tren
  8. Glosarium Istilah Saham Wajib Hafal untuk Pemula
  9. Piotroski Score: Cara Sistematis Menilai Kesehatan Fundamental Perusahaan
  10. Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui

TradingView Chart - BULL