Update: Rabu, 10 Juni 2026

RLCO

PT. Abadi Lestari Indonesia Tbk.

Rp 2.600
-8.77%
Volume
23.046 lot
MA 5
2.586
MA 20
3.307
RSI
31.20
High
2.850
Low
2.570
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
6.18%
Support (10d)
2.100
Resistance (10d)
3.180
Volume Trend (10d)
-39.0%
Score
45
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-57.38 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (31.2)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -2.751 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham RLCO saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 31.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 6.18%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.100, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.180.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 2.100, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rectangle: Kotak Konsolidasi yang Menentukan Arah Tren Berikutnya

Dalam analisis teknikal saham, tidak semua pola konsolidasi berbentuk segitiga atau wedge. Ada pola yang paling sederhana dan paling mudah dikenali: Rectangle, atau pola kotak. Rectangle adalah pola konsolidasi di mana harga bergerak di antara dua garis horizontal – support di bawah dan resistance di atas – membentuk area seperti persegi panjang atau kotak. Pola ini mencerminkan periode ketidakpastian di mana pembeli dan penjual saling bertarung dalam rentang harga yang terbatas. Rectangle dapat berfungsi sebagai pola kelanjutan (continuation) maupun pola pembalikan (reversal), tergantung pada arah breakout yang terjadi. Dalam artikel ini, kita akan membahas kedua versi Rectangle: Rectangle Bullish (breakout ke atas) dan Rectangle Bearish (breakout ke bawah). Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Rectangle, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara...

Artikel menarik lainnya:

  1. Abandoned Baby: Bayi yang Terlantar dan Pembalikan Harga Paling Ekstrem
  2. Social Media Detox Selama Trading: Mengapa Grup WA dan Telegram Bisa Menghancurkan Akun Anda
  3. Detak Jantung Likuiditas Perusahaan: Memahami Rasio Perubahan Modal Kerja dalam Analisis Saham
  4. Rasio Enterprise Value terhadap Pendapatan (EV/Sales): Ukuran Terbaik untuk Saham yang Belum Untung
  5. Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham
  6. The Compression Pattern: Range Menyempit Sebelum Ekspansi
  7. Smart Beta: Jembatan antara Index Pasif dan Faktor Aktif
  8. Membangun Jurnal Trading Harian: Senjata Rahasia Trader Profesional
  9. Volume Weighted Average Price (VWAP) – Acuan Harga Wajar Versi Institutional
  10. Fibonacci Extension – Memasang Target Profit dengan Rasio Emas

TradingView Chart - RLCO