Update: Senin, 5 Oktober 2026

CBRE

PT. Cakra Buana Resources Energi Tbk.

Rp 725
+1.40%
Volume
85.531 lot
MA 5
729
MA 20
739
RSI
54.00
High
730
Low
705
Nilai
20/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.37%
Support (10d)
705
Resistance (10d)
805
Volume Trend (10d)
+28.1%
Score
20
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
5.07 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (54.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -39.788 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CBRE saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 54.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.37%. Area support terdekat berada di sekitar Rp705, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp805.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 20 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 670 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Memahami Pola Tiga Candlestick: Side-by-Side White Lines (Garis Putih Berdampingan)

Dalam dunia analisis teknikal saham, pola candlestick adalah salah satu alat paling populer untuk memprediksi pergerakan harga. Di antara ratusan pola yang ada, Side-by-Side White Lines tergolong unik dan jarang dibahas, padahal memiliki sinyal yang cukup kuat, terutama dalam kondisi tren naik. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu pola Side-by-Side White Lines, bagaimana cara mengidentifikasinya, serta bagaimana memanfaatkannya untuk mengambil keputusan trading. Apa Itu Side-by-Side White Lines? Side-by-Side White Lines adalah pola tiga candlestick yang terdiri dari: Candlestick pertama: Sebuah long white candle (candle hijau/putih dengan badan panjang) yang muncul di tengah tren naik yang kuat. Candle ini menandakan adanya tekanan beli yang dominan. Candlestick kedua: Sebuah short white candle (candle putih kecil) yang terbentuk tepat di atas harga penutupan (closing price)...

Artikel menarik lainnya:

  1. Gross Development Value (GDV): Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Developer Properti
  2. Strategi Anti-Martingale: Seni Membiarkan Keuntungan Bekerja untuk Anda
  3. Multi-Factor Portfolio ala Cliff Asness: Menggabungkan Kekuatan Faktor untuk Kinerja Superior
  4. Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar
  5. Mengenal Pola Tweezer Top: Sinyal Pembalik Harga yang Harus Diketahui Trader Saham
  6. Monte Carlo Simulation untuk Risiko Portofolio: Melihat Ribuan Kemungkinan Masa Depan
  7. Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar
  8. Graph Anosognosia: Ketika Trader Tidak Tahu Bahwa Mereka Tidak Tahu
  9. Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru
  10. Apa Itu Market Cap? Memahami Kapitalisasi Pasar dengan Cara Sederhana

TradingView Chart - CBRE