Update: Kamis, 8 Oktober 2026

RODA

PT. Pikko Land Development Tbk.

Rp 42
-4.55%
Volume
243.982 lot
MA 5
41
MA 20
52
RSI
25.00
High
45
Low
41
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
4.16%
Support (10d)
35
Resistance (10d)
62
Volume Trend (10d)
+5.0%
Score
80
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-33.33 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (25.0) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 15.890 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham RODA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 25.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.16%. Area support terdekat berada di sekitar Rp35, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp62.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 42 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 48 - 53 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 40 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Buyback Yield: Saat Perusahaan Menjadi Pembeli Saham Paling Setia

Di pasar saham, biasanya kita berpikir bahwa investor institusi, dana pensiun, atau investor ritellah yang menjadi pembeli saham. Namun, ada satu entitas yang seringkali menjadi pembeli terbesar atas saham suatu perusahaan: perusahaan itu sendiri. Ketika sebuah perusahaan membeli kembali sahamnya di pasar terbuka, aksi ini disebut share buyback atau repurchase. Dan ada metrik khusus untuk mengukur seberapa agresif perusahaan melakukan hal ini relatif terhadap nilai pasarnya, yaitu Buyback Yield. Artikel ini akan membahas apa itu rasio buyback yield, mengapa ini penting, bagaimana menghitungnya, serta perangkap yang perlu diwaspadai. Apa itu Buyback Yield? Buyback Yield adalah persentase yang menunjukkan seberapa banyak nilai saham perusahaan yang dibeli kembali oleh emiten dalam periode tertentu (biasanya 12 bulan terakhir) dibandingkan dengan total kapitalisasi pasarnya. Buyback Yield = (Total Nilai...

Artikel menarik lainnya:

  1. Investment Yield Asuransi: Senjata Rahasia di Balik Laba Emiten
  2. The Slingshot Pattern: Ketika Harga "Memanah" dari Bollinger Bands
  3. Memahami Dunia Saham: Panduan Pengertian dan Cara Kerja untuk Pemula
  4. Cypher: Sandi Rahasia Pembalikan Harga yang Akurat
  5. Mengenal Moving Average: SMA, EMA, WMA, dan HMA – Panduan Lengkap untuk Trader
  6. Over-trading karena Nafsu Balas Dendam: Saat Emosi Menghancurkan Akun Trading
  7. Visualisasi Tujuan Keuangan vs Fluktuasi Harian: Jangan Biarkan Pergerakan 5 Menit Menghancurkan Mimpi 5 Tahun
  8. Mengenal Jenis-Jenis Saham: Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen
  9. Capital Light Model: Model Bisnis Idaman Investor Modern
  10. Net Premium Growth: Mesin Pertumbuhan Utama Emiten Asuransi

TradingView Chart - RODA