Update: Senin, 6 Juli 2026

BPII

PT. Batavia Prosperindo Internasional Tbk.

Rp 422
-0.47%
Volume
2 lot
MA 5
425
MA 20
443
RSI
27.27
High
422
Low
422
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.76%
Support (10d)
420
Resistance (10d)
462
Volume Trend (10d)
-80.0%
Score
55
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-8.26 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (27.3) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 15 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BPII saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 27.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.76%. Area support terdekat berada di sekitar Rp420, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp462.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 462 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 508, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 420 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Risk Based Capital (RBC): Alat Ukur Ketahanan Finansial Emiten Asuransi

Dalam dunia investasi saham sektor keuangan, bank memiliki rasio kecukupan modal (CAR) yang populer. Namun, bagaimana dengan perusahaan asuransi? Jawabannya adalah Risk Based Capital (RBC). Bagi investor yang ingin membeli saham asuransi jiwa maupun asuransi umum, memahami RBC adalah sebuah keharusan. Rasio ini adalah barometer paling cepat untuk menilai apakah sebuah perusahaan asuransi dalam kondisi sehat, rawan, atau bahkan berisiko kolaps. Artikel ini akan membahas apa itu RBC, bagaimana cara membaca angkanya, serta implikasinya terhadap harga saham emiten asuransi di bursa. Apa Itu Risk Based Capital (RBC)? Risk Based Capital adalah standar kecukupan modal minimum yang diwajibkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bagi perusahaan asuransi. Secara konsep, RBC adalah perbandingan antara modal yang dimiliki perusahaan dengan modal minimum yang dibutuhkan untuk menutupi berbagai risiko yang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang
  2. Mengurangi Ego: Saham Tidak Membenci Anda
  3. Three Black Crows: Tiga Gagak Hitam Penanda Kekuatan Bearish
  4. Analisis Comparables Valuation (Comps): Seni Membandingkan untuk Menemukan Harga Wajar Saham
  5. Cara Membeli Saham Pertama Kali di Sekuritas: Panduan Langkah demi Langkah untuk Pemula
  6. The Wedge Pullback Pattern: Strategi Memasuki Pergerakan Besar Setelah Breakout
  7. Mengendalikan Emosi saat Pasar Crash: Tetap Hidup saat Semua Orang Panik
  8. Unbilled Revenue: Jendela Menuju Pendapatan Masa Depan Konstruksi
  9. Laba dari Anak Perusahaan yang Tidak Terkonsolidasi: Aset Tersembunyi atau Jebakan Akuntansi?
  10. Meditasi untuk Trader: Melatih Pikiran agar Tidak Dikendalikan Pasar

TradingView Chart - BPII