Update: Jumat, 17 Juli 2026

BPII

PT. Batavia Prosperindo Internasional Tbk.

Rp 434
-0.46%
Volume
147 lot
MA 5
441
MA 20
438
RSI
48.21
High
478
Low
434
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.97%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
494
Volume Trend (10d)
+546.4%
Score
45
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-5.65 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (48.2)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -3 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BPII saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 48.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.97%. Area support terdekat berada di sekitar Rp0, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp494.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 0, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Analisis SOTP (Sum of The Parts): Membongkar Nilai Tersembunyi di Perusahaan Konglomerasi

Di bursa saham, terdapat perusahaan-perusahaan yang memiliki banyak lini bisnis yang sangat berbeda satu sama lain. Ada perusahaan yang awalnya bergerak di tekstil, lalu merambah properti, kemudian masuk ke infrastruktur, dan sekarang memiliki anak perusahaan di bidang digital. Inilah yang disebut perusahaan konglomerasi atau conglomerate. Masalahnya, bagaimana Anda menilai perusahaan yang bisnisnya sangat beragam? Apakah Anda menggunakan rasio PER (Price to Earnings) yang sama untuk semua divisi? Tentu tidak. Divisi properti memiliki karakteristik valuasi yang berbeda dengan divisi consumer goods, dan berbeda lagi dengan divisi infrastruktur. Di sinilah analisis SOTP (Sum of The Parts) atau Penjumlahan Nilai Setiap Bagian menjadi sangat penting. Metode ini memecah perusahaan konglomerasi menjadi bagian-bagian bisnisnya, menilai setiap bagian secara terpisah dengan metode valuasi yang paling sesuai, lalu menjumlahkannya untuk mendapatkan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio Enterprise Value terhadap Pendapatan (EV/Sales): Ukuran Terbaik untuk Saham yang Belum Untung
  2. Core Portfolio: Kombinasi Saham Blue Chip dan Obligasi untuk Fondasi Investasi yang Kokoh
  3. Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal
  4. Refleksi Akhir Tahun: Bukan Tentang Profit, Tapi Proses
  5. Efek Endowment: Bahaya Cinta Buta pada Saham Milik Sendiri
  6. Analisis Relasi Dividend Yield vs Suku Bunga: Kapan Dividen Masih Menarik?
  7. Hamada Equation: Menyempurnakan Beta dengan Efek Leverage Keuangan
  8. Saham vs Judi: Perbedaan Fatal yang Wajib Anda Pahami
  9. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar
  10. Dua Wajah Riset: Membandingkan Kapitalisasi vs Beban Langsung R&D dalam Analisis Saham

TradingView Chart - BPII