Update: Selasa, 18 Agustus 2026

RSGK

PT. Kedoya Adyaraya Tbk.

Rp 985
+5.91%
Volume
463 lot
MA 5
954
MA 20
965
RSI
53.85
High
1.000
Low
920
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.14%
Support (10d)
910
Resistance (10d)
1.000
Volume Trend (10d)
-32.8%
Score
80
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-10.86 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (53.9)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 3 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham RSGK saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 53.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.14%. Area support terdekat berada di sekitar Rp910, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.000.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 985 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 1.133 - 1.231 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 936 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Saham vs Judi: Perbedaan Fatal yang Wajib Anda Pahami

Masih banyak orang yang beranggapan bahwa main saham sama saja dengan berjudi. "Sama-sama tebak-tebakan," kata mereka. "Sama-sama bisa bikin kaya mendadak atau bangkrut dalam semalam." Anggapan ini tidak hanya keliru, tetapi juga berbahaya. Karena dengan menyamakan saham dan judi, seseorang bisa kehilangan motivasi untuk belajar, atau sebaliknya, terjebak dalam perilaku spekulatif yang benar-benar mirip judi tanpa menyadarinya. Memahami perbedaan fatal antara saham dan judi adalah langkah awal menjadi investor yang cerdas. Bukan hanya agar Anda tidak salah paham, tetapi agar Anda tidak memperlakukan saham seperti judi. Kesamaan yang Menipu Sebelum membahas perbedaan, mari kita akui dulu mengapa banyak orang menganggap saham dan judi itu sama. Keduanya melibatkan uang. Ini fakta paling jelas. Baik di saham maupun di meja judi, Anda mempertaruhkan sejumlah uang dengan harapan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Monte Carlo Simulation untuk Risiko Portofolio: Melihat Ribuan Kemungkinan Masa Depan
  2. Pipe Bottom: Candlestick Kecil di Akhir Downtrend sebagai Sinyal Pembalikan
  3. Long Legged Doji: Ketika Pasar Berguncang Hebat tapi Berakhir Bimbang
  4. Buyback Saham: Ketika Perusahaan Membeli Kembali Sahamnya Sendiri
  5. Rainbow Moving Average: Membaca Kekuatan Tren dengan Lapisan Ganda
  6. Payback Period: Seberapa Cepat Investasi Anda Kembali?
  7. Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren
  8. Core-Satellite Portfolio: Strategi Cerdas Memadukan Stabilitas dan Pertumbuhan
  9. High Wave: Candlestik dengan Sumbu Panjang di Kedua Sisi
  10. Unique Three River: Pola Langka yang Menandai Titik Jenuh Penjualan

TradingView Chart - RSGK