Update: Senin, 6 Juli 2026

ADRO

PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk.

Rp 2.300
0.00%
Volume
167.976 lot
MA 5
2.280
MA 20
2.272
RSI
47.50
High
2.330
Low
2.280
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.88%
Support (10d)
2.240
Resistance (10d)
2.330
Volume Trend (10d)
-59.3%
Score
60
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
3.14 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (47.5)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -12.962 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ADRO saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 47.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.88%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.240, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.330.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 2.346 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 2.530 - 2.645 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 2.139 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Dividend Yield Tinggi: Jebakan atau Peluang?

Siapa yang tidak tertarik dengan dividen? Mendapatkan uang tunai rutin hanya dengan memegang saham terdengar seperti mimpi. Apalagi jika ada saham dengan dividend yield 8%, 10%, bahkan 12% per tahun. Jauh di atas deposito yang hanya 4-5%. Tapi tunggu dulu. Tidak semua dividend yield tinggi itu bagus. Bahkan, seringkali dividend yield yang sangat tinggi justru menjadi jebakan bagi pemula. Mari kita bedah tuntas kapan dividend yield tinggi adalah peluang emas dan kapan itu adalah perangkap berbahaya. Pengingat Singkat: Apa Itu Dividend Yield? Dividend Yield adalah rasio yang mengukur seberapa besar dividen yang dibagikan perusahaan dibandingkan dengan harga sahamnya. Dividend Yield = (Dividen per Saham / Harga Saham) x 100% Contoh: Harga saham = Rp2.000 Dividen per saham = Rp100 Dividend yield = (100 / 2.000)...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mental Accounting: Bahaya Memisahkan Uang Berdasarkan "Label" yang Tidak Rasional
  2. Unbilled Revenue: Jendela Menuju Pendapatan Masa Depan Konstruksi
  3. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  4. Kamar Tidur Bukan Command Center: Mengapa Anda Harus Berhenti Trading di Tempat Tidur
  5. Price to User: Senjata Rahasia Menilai Saham Teknologi yang Belum Untung
  6. Lizard: Pola Harmonic Versi Carney yang Unik dan Langka
  7. Membangun Portofolio dengan ETF Saham: Praktis, Murah, dan Modern
  8. Absorption – Volume Besar Tanpa Pergerakan Harga, Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  9. Payback Period: Seberapa Cepat Investasi Anda Kembali?
  10. Fear of Missing Out Saat IPO Meledak: Ketika Ketakutan Ketinggalan Kereta Menghancurkan Portofolio

TradingView Chart - ADRO