Update: Kamis, 20 Agustus 2026

ADRO

PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk.

Rp 2.560
0.00%
Volume
195.756 lot
MA 5
2.538
MA 20
2.517
RSI
56.10
High
2.570
Low
2.540
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.35%
Support (10d)
2.460
Resistance (10d)
2.580
Volume Trend (10d)
-33.4%
Score
75
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
11.79 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (56.1)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -10.219 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ADRO saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 56.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.35%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.460, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.580.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 2.560 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 2.944 - 3.200 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 2.432 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Receivable Turnover: Mengungkap Bahaya Piutang Macet di Balik Laporan Keuangan

Penjualan naik. Laba meningkat. Harga saham melonjak. Semua terlihat sempurna. Namun pernahkah Anda bertanya: Apakah uang dari penjualan itu benar-benar sudah masuk ke kas perusahaan? Inilah pertanyaan kunci yang sering diabaikan oleh investor pemula. Sebuah perusahaan bisa mencatat penjualan besar-besaran, tetapi jika sebagian besar penjualan tersebut masih berupa piutang yang tak kunjung dibayar, maka kesehatan keuangan perusahaan sebenarnya rapuh. Di sinilah rasio Receivable Turnover (Perputaran Piutang) memegang peran vital. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang rasio Receivable Turnover, bagaimana mengukurnya, dan yang terpenting: bagaimana mendeteksi dini bahaya piutang macet sebelum terlambat. Apa Itu Receivable Turnover? Receivable Turnover adalah rasio yang mengukur seberapa cepat perusahaan mampu menagih piutang dari pelanggannya dalam suatu periode. Rasio ini menunjukkan efisiensi manajemen dalam memberikan kredit dan menagih kembali dana...

Artikel menarik lainnya:

  1. Double Bottom: Sinyal Pembalikan Bullish yang Wajib Diketahui Trader
  2. Upside Gap Two Crows: Pola Gagak yang Membawa Kabar Buruk bagi Harga Saham Anda
  3. Analisis Kapitalisasi Pasar vs Total Aset: Mengungkap Diskon atau Premium yang Tidak Terlihat
  4. Multi-Factor Portfolio ala Cliff Asness: Menggabungkan Kekuatan Faktor untuk Kinerja Superior
  5. Inverted Hammer (Bullish): Palu Terbalik yang Menandakan Awal Kebangkitan
  6. Arus Kas Operasi, Investasi, dan Pendanaan: Memahami Laporan Arus Kas
  7. Memisahkan Gandum dari Sekam: Analisis Non-Recurring Items dalam Laporan Laba Rugi
  8. Rasio OPM (Operating Profit Margin): Membandingkan Profitabilitas Antar Industri
  9. Zig Zag – Menghilangkan Noise, Melihat Struktur dengan Lebih Jelas
  10. Kicking Pattern: Tendangan Keras yang Mengubah Arah Pasar

TradingView Chart - ADRO