Update: Jumat, 22 Mei 2026

SDMU

PT. Sidomulyo Selaras Tbk.

Rp 74
+4.23%
Volume
96.197 lot
MA 5
81
MA 20
98
RSI
38.00
High
76
Low
65

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
7.22%
Support (10d)
65
Resistance (10d)
123
Volume Trend (10d)
-76.5%
Score
35
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-5.13 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (38.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 15.339 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SDMU saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 38.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 7.22%. Area support terdekat berada di sekitar Rp65, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp123.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 62 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rekening Dana Efek vs Rekening Saham: Jangan Sampai Tertukar!

Ketika Anda memutuskan untuk membuka rekening di perusahaan sekuritas, Anda akan disambut dengan dua istilah yang sekilas mirip tetapi memiliki fungsi yang sangat berbeda: Rekening Dana Efek (RDN) dan Rekening Saham (atau Rekening Efek). Banyak pemula mengira keduanya sama, atau bahkan tidak tahu bahwa mereka memiliki dua rekening terpisah. Padahal, memahami perbedaan antara RDN dan rekening saham adalah fondasi penting agar Anda tidak salah dalam menyetor uang, menarik dana, atau membaca saldo di aplikasi trading. Artikel ini akan menjelaskan secara sederhana apa itu kedua rekening tersebut, fungsi masing-masing, perbedaan utamanya, serta bagaimana cara menggunakannya dengan benar. Bagian 1: Analogi Sederhana untuk Memahami Kedua Rekening Sebelum masuk ke definisi formal, mari kita gunakan analogi yang mudah dicerna. Bayangkan Anda ingin membeli koleksi koin langka di sebuah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal
  2. Island Gap: Ketika Harga Terdampar Sendirian Sebelum Berbalik Arah
  3. Perbedaan Trading Saham Reguler vs Cash Market: Panduan Lengkap untuk Pemula
  4. Falling Broadening Wedge: Pola Ekspansi yang Menjadi Kontraksi
  5. Jebakan Saham Gorengan Psikologis: Ketika Keserakahan Memasuki Perangkap yang Dirancang Rapi
  6. Fibonacci Extension – Memasang Target Profit dengan Rasio Emas
  7. V-Top dan V-Bottom (Spike): Pembalikan Tajam yang Penuh Kejutan
  8. Valuasi Perusahaan dengan Multiple Segment: Seni Membongkar Nilai di Balik Konglomerat
  9. Price to Cash Flow (P/CF): Pelengkap yang Jujur dari PER
  10. Cutting Loss: Disiplin yang Sering Diabaikan Investor

TradingView Chart - SDMU