Update: Selasa, 6 Oktober 2026

SDMU

PT. Sidomulyo Selaras Tbk.

Rp 70
+1.45%
Volume
143.070 lot
MA 5
66
MA 20
80
RSI
27.66
High
70
Low
66
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.35%
Support (10d)
60
Resistance (10d)
116
Volume Trend (10d)
+1,022.3%
Score
75
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-14.63 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (27.7) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 12.079 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SDMU saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 27.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.35%. Area support terdekat berada di sekitar Rp60, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp116.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 70 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 81 - 88 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 67 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Piercing Pattern: Senjata Rahasia Mendeteksi Pembalikan Bullish

Dalam dunia trading saham, kemampuan mendeteksi titik balik harga dari turun menjadi naik adalah keterampilan yang sangat berharga. Salah satu pola candlestick yang paling andal untuk itu adalah Piercing Pattern. Pola dua candlestick ini sering dianggap sebagai "kembaran bullish" dari Dark Cloud Cover, namun dengan karakteristik dan psikologi yang unik. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Piercing Pattern, bagaimana cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan untuk meningkatkan akurasi entry Anda. Apa Itu Piercing Pattern? Piercing Pattern (pola menusuk) adalah formasi pembalikan bullish (dari turun ke naik) yang terbentuk di akhir tren turun (downtrend). Pola ini terdiri dari dua candlestick dengan karakteristik sebagai berikut: Candlestick pertama: Bearish (merah/hitam) dengan tubuh panjang. Ini menunjukkan bahwa penjual (bear) masih...

Artikel menarik lainnya:

  1. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  2. Price to User: Senjata Rahasia Menilai Saham Teknologi yang Belum Untung
  3. Analisis Impairment Asset: Ancaman Pengeruk Laba yang Sering Terlupakan Investor
  4. Churning: Volume Besar, Range Kecil sebagai Tanda Distribusi dan Akumulasi
  5. Rising Three Methods: Konsolidasi di Tengah Kenaikan yang Menjanjikan
  6. Rasio EV per Kapasitas Produksi: Mengukur Nilai Pabrik di Balik Harga Saham
  7. Kamar Tidur Bukan Command Center: Mengapa Anda Harus Berhenti Trading di Tempat Tidur
  8. Parabolic SAR: Titik-Titik yang Menunjukkan Arah Tren dan Titik Balik
  9. Pola Cup and Handle: Cangkir dan Gagang yang Menjanjikan Kenaikan Besar
  10. Dividen dalam Bentuk Lembar Saham: Memahami Rasio Distribusi Saham Bonus

TradingView Chart - SDMU