Update: Jumat, 5 Juni 2026

KKGI

PT. Resource Alam Indonesia Tbk.

Rp 244
-4.69%
Volume
10.171 lot
MA 5
268
MA 20
293
RSI
16.98
High
260
Low
240
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.58%
Support (10d)
240
Resistance (10d)
296
Volume Trend (10d)
-28.9%
Score
55
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-24.22 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (17.0) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.749 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KKGI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 17.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.58%. Area support terdekat berada di sekitar Rp240, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp296.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 296 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 326, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 240 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Kepercayaan Buta pada Guru Saham: Bahaya Mengikuti Tanpa Filter

Seorang investor pemula bergabung dengan sebuah grup Telegram saham. Admin grup—yang disebut-sebut sebagai "guru saham"—memberikan rekomendasi saham setiap hari. Ia mengaku memiliki "sistem rahasia" dengan akurasi 90%. Ia memamerkan screenshoot profit besar, mobil mewah, dan gaya hidup kaya raya. Investor pemula itu terpesona. Ia langsung membeli setiap saham yang direkomendasikan, tanpa membaca laporan keuangan, tanpa melihat grafik, tanpa memahami risiko. Ia merasa aman karena "guru" nya yang akan memikirkan semuanya. Suatu hari, rekomendasi saham tersebut ternyata salah besar. Harga jatuh 30% dalam seminggu. Investor itu panik. Ia bertanya ke grup. Sang "guru" hanya bilang, "Market sedang tidak bersahabat. Sabar." Investor itu kehilangan sebagian besar modalnya. Ketika ia cek ulang screenshoot profit yang dulu dipamerkan, ia mulai curiga: apakah itu asli? Apakah itu hasil trading atau...

Artikel menarik lainnya:

  1. Earnings Yield: Membalik PER untuk Melihat Imbal Hasil Saham Anda
  2. Diversifikasi Sejati: Mengapa Memisah Antar Sektor dan Aset Adalah Kunci Sukses Investasi Saham
  3. Efek Diderot di Portofolio Saham: Ketika Satu Perubahan Memicu Rantai Keputusan Buruk
  4. Fed Model: Menilai Wajar Tidaknya Pasar Saham dengan Membandingkan Imbal Hasil
  5. Mesin Pertumbuhan Tersembunyi: Memahami Value of New Business (VNB) dalam Saham Asuransi Jiwa
  6. Mengenal ADX: Mengukur Kekuatan Tren dengan Plus DI dan Minus DI
  7. Rasio BOPO: Mengukur Efisiensi Operasional Bank Sebelum Membeli Sahamnya
  8. Golden Butterfly Portfolio: Strategi Investasi Saham yang Seimbang untuk Semua Musim
  9. Belt Hold: Candlestik Pembukaan di Harga Tertinggi atau Terendah
  10. Tail Risk Hedging dengan Options: Melindungi Portofolio dari Kehancuran Ekstrem

TradingView Chart - KKGI