Update: Selasa, 18 Agustus 2026

SEMA

PT. Semacom Integrated Tbk.

Rp 97
+1.04%
Volume
4.736 lot
MA 5
98
MA 20
98
RSI
53.85
High
99
Low
97
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.12%
Support (10d)
95
Resistance (10d)
101
Volume Trend (10d)
-72.7%
Score
60
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
6.59 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (53.9)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SEMA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 53.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.12%. Area support terdekat berada di sekitar Rp95, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp101.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 99 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 107 - 112 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 90 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Effective Tax Rate: Deteksi Manipulasi Laba dan Keunggulan Pajak Tersembunyi

Dalam laporan keuangan, investor sering melihat angka "beban pajak penghasilan" hanya sebagai pelengkap. Padahal, di balik angka itu tersimpan informasi penting tentang kualitas laba, strategi manajemen, bahkan potensi kejutan negatif. Alat analisis yang paling sederhana namun tajam adalah Effective Tax Rate (ETR) atau tarif pajak efektif. 1. Apa Itu Effective Tax Rate? Effective Tax Rate adalah persentase beban pajak penghasilan terhadap laba sebelum pajak (EBT). Rumus dasarnya: ETR = Beban Pajak Penghasilan ÷ Laba Sebelum Pajak Contoh: Jika PT ABC memiliki laba sebelum pajak Rp 100 miliar dan membayar pajak Rp 22 miliar, maka ETR = 22%. Tarif pajak badan di Indonesia umumnya 22% (berlaku sejak 2022). Namun, sangat jarang perusahaan memiliki ETR persis 22%. Di sinilah letak peluang analisis. 2. Mengapa ETR Penting bagi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Book Value vs Market Value: Dua Dunia Berbeda dalam Menilai Saham
  2. Ichimoku Kinko Hyo: Awan yang Menunjukkan Support, Resistance, dan Momentum
  3. Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru
  4. Rasio Land Bank vs Market Cap: Menemukan Developer yang Underrated
  5. Tristar: Pola Tiga Doji yang Menandakan Titik Balik Pasar
  6. Biaya Transaksi Saham: Beli, Jual, dan Pajak — Panduan Lengkap Investor Pemula
  7. Pola Nen STAR: Formasi Harmonic Modern dengan Akurasi Tinggi
  8. Saham Individual vs ETF: Mana yang Lebih Efisien dari Sisi Biaya dan Risiko?
  9. Reverse Stock Split: Tanda Bahaya atau Strategi?
  10. Climax Volume: Volume Ekstrim di Ujung Tren sebagai Tanda Kelelahan

TradingView Chart - SEMA