Update: Rabu, 10 Juni 2026

SEMA

PT. Semacom Integrated Tbk.

Rp 97
0.00%
Volume
5.838 lot
MA 5
93
MA 20
102
RSI
40.82
High
100
Low
95
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.61%
Support (10d)
80
Resistance (10d)
107
Volume Trend (10d)
-18.6%
Score
35
Win Rate (30d)
20 %
P/L (30d)
-18.49 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (40.8)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -9 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SEMA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 40.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.61%. Area support terdekat berada di sekitar Rp80, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp107.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 76 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Plowback Ratio: Berapa Banyak Laba yang Ditanam Kembali oleh Perusahaan?

Setiap tahun, perusahaan menghasilkan laba. Pertanyaannya: ke mana laba itu pergi? Sebagian mungkin dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen. Sebagian lagi ditahan untuk diinvestasikan kembali ke dalam bisnis. Plowback Ratio (atau Retention Ratio) adalah metrik yang mengukur proporsi laba yang tidak dibagikan sebagai dividen – dengan kata lain, laba yang "ditanam kembali" ke dalam perusahaan. Angka ini mencerminkan filosofi manajemen: apakah mereka lebih suka mengembalikan uang ke pemegang saham sekarang, atau menginvestasikannya untuk pertumbuhan di masa depan. Artikel ini akan membedah apa itu plowback ratio, bagaimana menghitungnya, serta bagaimana investor seharusnya menyikapinya dalam keputusan membeli saham. Apa Itu Plowback Ratio? Plowback ratio (retention ratio) adalah persentase laba bersih yang ditahan oleh perusahaan dan tidak dibayarkan sebagai dividen. Laba yang ditahan ini menjadi tambahan modal sendiri...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio Buyback Yield: Saat Perusahaan Menjadi Pembeli Saham Paling Setia
  2. Modified Schiff Pitchfork – Penyempurnaan Garpu untuk Pergerakan yang Lebih Kompleks
  3. White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal
  4. Seasonal Pattern: Januari, Ramadhan, dan Efek Kalender dalam Saham
  5. Mengenal TMA (Triangular Moving Average): Rata-rata Bergerak yang Paling Halus
  6. Bid, Offer, Last, Volume: Istilah Wajib yang Harus Dikuasai Trader Pemula
  7. Margin Trading: Kelebihan dan Bahaya yang Wajib Diketahui Investor
  8. Index Fund: Cara Paling Sederhana dan Andal untuk Berinvestasi di Saham
  9. Tail Risk Hedging dengan Options: Melindungi Portofolio dari Kehancuran Ekstrem
  10. ROE: Mengapa Angka 15% di Bank Berbeda Arti dengan 15% di Pabrik?

TradingView Chart - SEMA